Perayaan Hari Kemerdekaan AS ala Trump Panen Kritik

CNN Indonesia | Kamis, 04/07/2019 08:05 WIB
Oposisi menyatakan parade militer pada Hari Kemerdekaan AS menghamburkan anggaran dan khawatir digunakan Presiden Donald Trump untuk kepentingan politik. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peringatan hari kemerdekaan Amerika Serikat yang jatuh pada Kamis (4/7) pada tahun ini panen kritik dari pihak oposisi karena bakal menyedot anggaran dalam jumlah besar. Selain itu, diperkirakan Presiden Donald Trump akan menggunakan ajang itu untuk mengerek popularitasnya menjelang pemilihan presiden 2020.

Dilansir CNN, Kamis (4/7), Senator dari fraksi Demokrat, Tom Udall, mengkritik konsep peringatan 4 Juli ala Trump tahun ini yang akan menggelar parade militer dan belum pernah dilakukan sebelumnya. Sebab menurut dia hal itu hanya pemborosan uang rakyat.
"Sangat tidak bisa diterima Kementerian Dalam Negeri gagal memberi tahu Kongres tentang rencana peringatan 4 Juli presiden yang hanya menghamburkan uang rakyat, termasuk hanya mengundang orang-orang yang dekat secara politik," demikian isi pernyataan Tom.

Menurut Kementerian Pertahanan AS (Pentagon), parade itu terdiri dari rombongan kendaraan lapis baja (tank) M1 Abrams, disusul iring-iringan pesawat tempur seperti B-2, F-35, F-22, tim aerobatik Blue Angels, hingga helikopter serta pesawat kepresidenan, Air Force One dan Marine One.


Iring-iringan di darat akan dipusatkan di kawasan monumen di Washington, National Mall. Menurut Gedung Putih, peringatan kali ini dititikberatkan untuk membangkitkan rasa patriotisme masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, Otoritas Pengelola Penerbangan AS (FAA) menyatakan bakal menutup sementara aktivitas Bandara Ronald Reagan.

Trump juga direncanakan akan berpidato di peringatan yang bertajuk 'Salute to America'. Diperkirakan Trump terinspirasi peringatan Hari Bastille di Prancis yang digelar setiap 14 Juli.
Dalam Bastille Day, angkatan bersenjata Prancis akan melakukan parade alat utama sistem persenjataan (alutsista) di kawasan Champs Elysees di Ibu Kota Paris. Pada hari itu terhitung sebagai libur nasional dan biasanya pada malam hari digelar pesta kembang api di menara Eiffel.

Pensiunan Angkatan Darat AS, Jenderal Stanley McChrystal, juga tidak sepakat dengan konsep Trump. Menurut dia seharusnya Trump merangkul masyarakat sipil yang jasanya juga tidak kalah dalam membangun AS daripada militer.

"Tank dan pesawat hanya benda mati, mereka bukan kekuatan bangsa ini. Saya pikir kita tidak perlu membawa mereka ke National Mall untuk meyakini efektivitasnya. Tempat mereka adalah di medan perang," kata McChrystal.

Gedung Putih membantah peringatan hari kemerdekaan AS tahun ini politis. Menurut Penasihat Senior Gedung Putih, Kellyanne Conway, kegiatan itu justru bagus untuk membangun patriotisme.

[Gambas:Video CNN]

"Anda tahu apa yang terjadi pada 4 Juli 1776? Kita akan memperingati patriotisme dan demokrasi kita," kata Kelly. (ayp/ayp)