Trump Ngotot Gelar Parade Militer di Hari Kemerdekaan AS

CNN Indonesia | Kamis, 04/07/2019 06:46 WIB
Kemenhan AS pada November tahun lalu menolak usul Presiden Donald Trump yang ingin menggelar parade militer karena anggaran terlampau besar. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (REUTERS/Yuri Gripas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat memperingati hari kemerdekaan mereka setiap 4 Juli. Namun, peringatan tahun ini nampaknya agak berbeda karena Presiden Donald Trump berkeras akan menggelar parade militer yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (4/7), Trump dan Gedung Putih mengajukan konsep peringatan hari kemerdekaan AS tahun ini dengan tema 'Salute to America'. Trump meminta kegiatan itu dimeriahkan dengan parade alat utama sistem persenjataan.
"Kita akan mempunyai peringatan 4 Juli yang megah di Washington DC. Itu tidak akan sama dengan yang lainnya, dan ini khusus, dan saya harap banyak orang-orang akan hadir menyaksikannya," kata Trump.

Menurut Kementerian Pertahanan AS (Pentagon), parade itu terdiri dari rombongan kendaraan lapis baja (tank) M1 Abrams, disusul iring-iringan pesawat tempur seperti B-2, F-35, F-22, tim aerobatik Blue Angels, hingga pesawat serta helikopter kepresidenan, Air Force One dan Marine One.


Sebagian tank bahkan dilaporkan sudah tiba di Washington, diangkut kereta api khusus.

Iring-iringan di darat akan dipusatkan di kawasan monumen di Washington, National Mall. Menurut Gedung Putih, peringatan kali ini dititikberatkan untuk membangkitkan rasa patriotisme masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, Otoritas Pengelola Penerbangan AS (FAA) menyatakan bakal menutup sementara aktivitas Bandara Ronald Reagan.
Trump juga meminta grup marching band militer dihadirkan dalam peringatan hari kemerdekaan AS. Nantinya perayaan itu juga akan menampilkan pesta kembang api.

Gedung Putih juga dilaporkan mendirikan tenda khusus di Monumen Lincoln bagi para pejabat dan anggota dewan yang diundang. Padahal tahun lalu para tamu undangan selalu menikmati pesta kembang api dari halaman Gedung Putih.

Selama ini, presiden AS selalu memilih memperingati hari kemerdekaan secara biasa. Sebab lazimnya upacara itu menarik perhatian sejumlah penduduk yang akan melihat monumen dan pesta kembang api pada malam hari.

[Gambas:Video CNN]

Sampai saat ini Gedung Putih belum mau mengungkap berapa biaya yang dihabiskan untuk peringatan hari kemerdekaan tahun ini. Pentagon sempat menunda parade militer yang mestinya digelar pada November 2018, karena setelah dihitung menghabiskan biaya hingga US$90 juta (sekitar Rp1,2 triliun). (ayp/ayp)