Kota di China Larang Pria 'Pamer Perut' Saat Musim Panas

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 12:34 WIB
Kota di China Larang Pria 'Pamer Perut' Saat Musim Panas Ilustrasi pria di China mengangkat kaus hingga perut. (GREG BAKER / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah sebuah kota di China menganggap kebiasaan pria mengangkat pakaian di atas perut sebagai tindakan tak beradab.

Kota Jinan yang berada di timur Provinsi Shandong ini mengeluarkan pemberitahuan memerintahkan masyarakat untuk mengenakan baju secara lazim di tempat-tempat umum.

Dikutip dari CNN Jumat (5/7), setiap musim panas tiba, para pria setengah baya biasa menggulung kaus mereka di atas perut untuk mendinginkan tubuh. Kebiasaan mempertontonkan perut seperti ini sudah sangat umum sehingga mendapat julukan 'bikini Beijing.'

Pemandangan pria setengah baya bersantai di tempat umum dengan baju diangkat hingga perut atau bahkan telanjang dada menjadi hal umum di China.


Namun, pihak berwenang Kota Jinan berpikiran hal tersebut harus diperbaiki. Terlebih banyak warga mengeluh dan menilai hal itu bisa merusak citra kota.

Pihak berwenang menyatakan bakal memberantas cara berpakaian tidak pantas di tempat umum, termasuk 'ketelanjangan' dan 'memamerkan bagian tubuh.

Akan tetapi, di media sosial para netizen justru menganggap aturan itu berlebihan. "Bertelanjang dada mengurangi lebih banyak emisi karbon daripada menyalakan AC," komentar seseorang. Sementara yang lain menambahkan, 'Biarkan orang tua bebas."

Ini bukan pertama kalinya kebiasaan pria paruh baya di China mengangkat kaus saat musim panas ditentang pihak berwenang.

Di Tianjin, seorang pria didenda sekitar $7 pada Mei lalu karena bertelanjang dada saat berbelanja di sebuah supermarket.

[Gambas:Video CNN]
(dea/dea)