Dihina Dubes Inggris, Trump Serang Theresa May soal Brexit

CNN Indonesia | Selasa, 09/07/2019 05:51 WIB
Dihina Dubes Inggris, Trump Serang Theresa May soal Brexit Presiden AS Donald Trump menegaskan tak akan berhubungan lagi dengan Duta Besar Inggris untuk AS yang menghina dirinya tak berkompeten. (REUTERS/Leah Millis)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengerang Perdana Menteri Inggris Theresa May, menyusul bocornya telegram diplomatik Inggris yang menyebut Trump tak kompeten dan Gedung Putih disfungsional.

Inggris telah berjuang membendung kerusakan yang disebabkan bocornya telegram rahasia kiriman Duta Besar Inggris untuk AS Kim Darroch tersebut.

Tampak marah dengan dukungan May yang terus menerus kepada duta besarnya, Trump menyerang May yang gagal dalam menangani negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Ia bahkan menyambut mundurnya May dari jabatan Perdana Menteri yang resmi jatuh pada 23 Juli.


"Saya sudah pernah mengkritik cara Inggris dan Theresa May menangani Brexit. Betapa kacau dia dan wakilnya dalam menangani itu.

Saya sudah jelaskan bagaimana melakukannya, tapi dia memilih jalan lain," ujar Trump melalui akun Twitternya.

Trump bahkan menyebut salah satu kabar baik datang lantaran Inggris akan memiliki perdana menteri baru. Sementara terkait duta besar Inggris untuk AS yang menghinanya, Trump mengaku tak mau berhubungan lagi dengannya.


"Kami tidak akan lagi berhubungan dengan dia," tegas Trump.

Juru Bicara Pemerintah Inggris dalam pernyataannya menyebut Kim Darroch akan mendapat dukungan penuh dari perdana menteri. Telegram diplomatik yang bocor dimuat oleh surat kabar Mail on Sunday satu bulan setelah Trump berkunjung ke Inggris dan makan malam dengan Ratu Elizabeth.

Insiden ini dikhawatirkan akan mengganggu hubungan Inggris dan AS. Padahal, Inggris tengah mencari sekutu dagang guna membantu meminimalisasi dampak negatif dari Brexit.


(AFP/agi)