Badan Kerja Sama Kementerian Pertahanan AS (DSCA) mengonfirmasi persetujuan Kemlu ini pada Senin (8/7), sebulan setelah kabar penjualan tersebut mencuat.
Kabar penjualan ini pertama kali terendus media pada bulan lalu, ketika Reuters melaporkan bahwa Kongres AS sudah menerima notifikasi informal mengenai prospek penjualan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, DSCA kemudian mengonfirmasi bahwa mereka sudah mengirimkan notifikasi resmi ke Kongres AS pada awal pekan ini.
Dalam notifikasi tersebut, DSCA menjelaskan bahwa penjualan ini harus dilengkapi dengan senapan mesin, amunisi, kendaraan bersenjata Hercules untuk melindungi tank, pemindah alat berat, dan peralatan pendukung lainnya.
[Gambas:Video CNN]
AS memang merupakan negara pemasok senjata utama bagi Taiwan, wilayah yang dianggap China sebagai daerah kedaulatan mereka.
Kedekatan Taiwan dengan negara lain kerap membuat China geram karena mereka khawatir wilayah otonomi itu semakin berani membangkang dan menyerukan pemisahan diri.
Taiwan dan AS memang tak memiliki hubungan resmi. Namun, AS terikat hukum untuk membantu Taiwan mempertahankan diri. (has)