AS Selidiki Deutsche Bank yang Diduga Terlibat Skandal 1MDB

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 09:32 WIB
AS Selidiki Deutsche Bank yang Diduga Terlibat Skandal 1MDB Kantor pusat Deutsche Bank di Frankfurt, Jerman. (REUTERS/Ralph Orlowski)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Hukum Amerika Serikat dilaporkan tengah mengusut dugaan keterlibatan Deutsche Bank dalam skandal korupsi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Mereka diduga melanggar aturan keuangan internasional.

Seperti dilansir AFP yang mengutip laporan surat kabar Wall Street Journal, Kamis (11/7), Kementerian Hukum AS saat ini tengah menyelidiki dugaan apakah keterlibatan Deutsche Bank tergolong korupsi atau pencucian uang dalam kasus 1MDB. Mereka diduga membantu lembaga itu menghimpun dana sebesar US$1,2 miliar (sekitar Rp16,8 triliun) pada 2014, padahal saat itu banyak pihak sudah meragukan kemampuan pengelolaan uang 1MDB.
"Deutsche Bank akan bekerja sama dalam penyelidikan. 1MDB menyampaikan materi yang keliru kepada pejabat Deutsche Bank terkait transaksi mereka dengan kami," demikian isi pernyataan Deutsche Bank.

Proses penyelidikan itu dibantu oleh mantan bankir Deutsche Bank, Tim Leissner, yang mengaku bersalah karena terlibat dalam skandal 1MDB. Jaksa penyidik kini menelusuri peran mantan rekan kerja Leissner merupakan mantan Kepala Perwakilan Asia Pasifik Deutsche Bank, Tan Boon-Kee.


Tan yang merupakan seorang perempuan dilaporkan mengundurkan diri dari Deutsche Bank tahun lalu setelah dia diketahui menjalin kontak dengan mantan pakar keuangan Malaysia, Low Taek Jho alias Jho Low. Low adalah tokoh kunci skandal ini dan saat ini berstatus sebagai buronan.
Deutsche Bank akhir-akhir ini kerap terlilit masalah. Pada Juni lalu, Senator fraksi Demokrat di Kongres meminta Bank Sentral AS turun tangan memeriksa transaksi mencurigakan antara Deutsche Bank dan Presiden Donald Trump dan sang menantu, Jared Kushner.

Deutsche Bank pada akhir pekan lalu juga menyatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja 18 ribu pegawainya pada 2011. Alasannya demi mempertahankan keuntungan.

[Gambas:Video CNN]

Diduga keputusan itu diambil sebagai langkah terakhir setelah rencana dan negosiasi merger dengan sesama bank Jerman, Commerzbank, gagal di awal tahun ini. (ayp)