AS Blokir Imigran Pencari Suaka yang Melintas dari Meksiko

AFP, CNN Indonesia | Senin, 15/07/2019 22:50 WIB
AS Blokir Imigran Pencari Suaka yang Melintas dari Meksiko Ilustrasi. (Anthony DELANOIX via Unsplash)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintahan Donald Trump akan memblokir sebagian besar imigran pencari suaka yang melintas perbatasan selatan AS dari Meksiko.

Dilansir dari AFP, aturan baru ini akan mendefinisikan kembali kelayakan suaka yang segera berlaku Selasa (16/7). Kebijakan ini merupakan upaya terbaru untuk membendung aliran imigran gelap yang masuk ke AS.

Kebijakan ini pun muncul di tengah Gedung Putih yang mulai 'frustasi' menghadapi kegagalan kongres untuk mengubah regulasi suaka.

"Amerika Serikat adalah negara yang murah hati tetapi kewalahan oleh beban yang terkait dengan penangkapan dan pemrosesan ratusan ribu 'alien' di sepanjang perbatasan selatan," kata Jaksa Agung Bill Barr dalam sebuah pernyataan.
"Aturan ini akan mengurangi para imigran yang berusaha untuk mengeksploitasi sistem suaka kami untuk mendapatkan akses ke Amerika Serikat," tambah Barr.


Aturan baru Gedung Putih menargetkan aliran baru dari Amerika Tengah dan negara-negara lain yang telah mencoba untuk menyeberang ke Amerika Serikat dari Meksiko dan meminta suaka untuk mendapatkan pijakan di dalam negeri.

Permintaan ini semakin banyak diajukan oleh keluarga yang mengaku melarikan diri dari kekerasan endemik dan kemiskinan di negara mereka. Permintaan ini memungkinkan para pelamar untuk tetap tinggal di Amerika Serikat dan untuk bergerak bebas sementara kasus-kasus mereka diputuskan.

Pejabat imigrasi mengungkap banyak yang menghilang ke negara itu dan tidak pernah muncul untuk kasus mereka.
Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Kevin McAleenan mengatakan langkah itu merupakan 'aturan sementara' sebagai pengganti tindakan oleh Kongres. Larangan ini diperlukan karena upaya sebelumnya untuk mengubah undang-undang imigrasi untuk membendung aliran migran terbukti tidak memadai.

"Sampai Kongres dapat bertindak, aturan sementara ini akan membantu mengurangi faktor 'tarikan' utama yang mendorong migrasi tidak teratur ke Amerika Serikat, yang menyebabkan lebih sedikit orang transit di Meksiko dalam perjalanan berbahaya," kata McAleenan.

Aturan tersebut mencakup pengecualian untuk orang-orang yang dapat menunjukkan bahwa mereka adalah korban penyiksaan atau penganiayaan, tetapi pejabat imigrasi AS telah menjelaskan bahwa mereka menganggap sebagian besar migran baru-baru ini dari Amerika Tengah sebagai migran ekonomi, dan karenanya tidak memenuhi syarat untuk suaka. (age/age)