Korsel Bebaskan Tiga Warga Korut yang Terobos Perbatasan
CNN Indonesia
Senin, 29 Jul 2019 16:10 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Selatan akan membebaskan tiga warga Korea Utara yang menerobos perbatasan laut menggunakan kapal nelayan pada akhir pekan lalu.
Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan bahwa mereka memutuskan pembebasan ini karena ketiga warga Korut itu mengaku salah dan ingin kembali ke negara asalnya.
Awalnya, Korsel menahan ketiga orang itu pada Sabtu lalu karena ada bendera putih terikat di tiang kapal mereka.
Warga Korut kerap sengaja mengikatkan bendera putih di kapalnya sebagai tanda bahwa mereka ingin membelot.
Namun setelah diinterogasi, tiga warga Korut dalam kapal tersebut mengaku bahwa mereka telah salah jalur dan ingin kembali ke Korut.
Melalui sebuah pernyataan, kementerian untuk urusan antar-Korea juga mengaku sudah memberi informasi kepada Pyongyang bahwa ketiga warganya itu akan kembali pada Senin.
Selama ini, kapal-kapal nelayan Korut memang kerap kali melanggar perbatasan laut antar-Korea. Mereka bahkan tak jarang melaut hingga ke kawasan Korsel.
Ini bukan insiden pelanggaran perbatasan pertama dalam sepekan belakangan. Pada Minggu (28/7), Korut membebaskan satu kapal Rusia dengan 15 awak, termasuk dua warga Korsel, yang dituding melanggar regulasi masuk. (ajw/has)
Kementerian Unifikasi Korsel menyatakan bahwa mereka memutuskan pembebasan ini karena ketiga warga Korut itu mengaku salah dan ingin kembali ke negara asalnya.
Warga Korut kerap sengaja mengikatkan bendera putih di kapalnya sebagai tanda bahwa mereka ingin membelot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, kapal-kapal nelayan Korut memang kerap kali melanggar perbatasan laut antar-Korea. Mereka bahkan tak jarang melaut hingga ke kawasan Korsel.
Ini bukan insiden pelanggaran perbatasan pertama dalam sepekan belakangan. Pada Minggu (28/7), Korut membebaskan satu kapal Rusia dengan 15 awak, termasuk dua warga Korsel, yang dituding melanggar regulasi masuk. (ajw/has)