Korut Kembali Luncurkan Roket, Korsel Siaga
CNN Indonesia
Rabu, 31 Jul 2019 09:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan bersenjata Korea Utara dilaporkan kembali meluncurkan sejumlah roket pada hari ini, Rabu (31/7). Namun, menurut pengamatan militer Korea Selatan, mereka tidak bisa mengenali jenis roket yang diluncurkan itu.
Seperti dilansir Reuters, sejumlah roket itu diluncurkan dari Semenanjung Hodo di pantai timur Korea Utara. Lokasi itu juga digunakan Korut untuk uji rudal balistik jarak pendek pada pekan lalu.
Militer Korsel menyatakan mereka terus mengamati pergerakan Korut, dan tetap dalam keadaan siaga.
Pada 25 Juni lalu, Korut menyatakan mereka menguji dua rudal balistik jenis baru yang terbang sejauh 690 kilometer sebelum jatuh ke laut.
Ini merupakan uji coba rudal Korut pertama sejak pertemuan terakhir Presiden Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un di zona demiliterisasi (DMZ), perbatasan kedua Korea, pada akhir Juni lalu.
Dalam pertemuan dadakan itu, Trump dan Kim Jong-un sepakat melanjutkan pembicaraan denuklirisasi setelah sempat mandek pasca pertemuan keduanya di Hanoi, Vietnam, Februari lalu.
[Gambas:Video CNN]
Menurut Korut, uji persenjataan itu untuk memperingatkan Korsel supaya mengurungkan niat menggelar latihan perang dengan Amerika Serikat. Korut juga dilaporkan tengah membangun kapal selam yang diduga bisa meluncurkan rudal balistik. (ayp)
Seperti dilansir Reuters, sejumlah roket itu diluncurkan dari Semenanjung Hodo di pantai timur Korea Utara. Lokasi itu juga digunakan Korut untuk uji rudal balistik jarak pendek pada pekan lalu.
Pada 25 Juni lalu, Korut menyatakan mereka menguji dua rudal balistik jenis baru yang terbang sejauh 690 kilometer sebelum jatuh ke laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan dadakan itu, Trump dan Kim Jong-un sepakat melanjutkan pembicaraan denuklirisasi setelah sempat mandek pasca pertemuan keduanya di Hanoi, Vietnam, Februari lalu.
[Gambas:Video CNN]
Menurut Korut, uji persenjataan itu untuk memperingatkan Korsel supaya mengurungkan niat menggelar latihan perang dengan Amerika Serikat. Korut juga dilaporkan tengah membangun kapal selam yang diduga bisa meluncurkan rudal balistik. (ayp)