FOTO: Bangkok Diguncang Ledakan di Sela-sela KTT ASEAN

AFP, REUTERS, CNN Indonesia | Jumat, 02/08/2019 12:08 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah ledakan mengguncang pusat kota Bangkok, Thailand. Padahal kota itu tengah menjadi tuan rumah KTT Menlu ASEAN.

Sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di tiga tempat berbeda di Bangkok, Thailand, Jumat (2/8). (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Peristiwa itu terjadi saat Bangkok tengah menjadi tuan rumah pertemuan menteri-menteri luar negeri ASEAN. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Media setempat melaporkan dua petugas kebersihan jalanan ikut terluka akibat ledakan tersebut. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Kepolisian Thailand tengah menyelidiki laporan tersebut. Namun, hingga kini belum jelas di mana lokasi ledakan tersebut terjadi. (REUTERS/Soe Zeya Tun)
Sebelumnya, kepolisian Thailand juga menemukan dua paket bom palsu di dekat lokasi pertemuan menlu ASEAN berlangsung. (REUTERS/Soe Zeya Tun)
Kepolisian Bangkok mendapat laporan ada paket mencurigakan di dekat lokasi pertemuan. Polisi langsung mengerahkan tim penjinak bahan peledak. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Penemuan dua paket bom palsu itu sempat menimbulkan ketakutan tetapi aparat segera mengklarifikasi bahwa tidak ada ancaman keamanan. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Dua paket tersebut dilaporkan disimpan di seberang jalan gedung pertemuan ASEAN yang juga berdekatan dengan sebuah pos polisi. (REUTERS/Soe Zeya Tun)
Setelah dibongkar ternyata isinya hanya bantalan peluru dan papan elektronik dan kabel dan tidak terdapat bahan peledak. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Meski begitu, hingga kini belum jelas apakah pertemuan ASEAN menjadi target ancaman bom palsu itu. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Wakil juru bicara Kepolisian Thailand, Krisana Pattanacharoen, menuturkan keamanan di sekitar lokasi pertemuan ASEAN semakin diperketat. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Insiden terjadi ketika Bangkok tengah menjadi tuan rumah KTT ASEAN dan mitranya seperti Amerika Serikat, Rusia, China, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru. (REUTERS/Soe Zeya Tun)