Kemlu Sebut Tak Ada Korban WNI Akibat Bom Mobil di RS Mesir

CNN Indonesia | Selasa, 06/08/2019 10:10 WIB
Kemlu Sebut Tak Ada Korban WNI Akibat Bom Mobil di RS Mesir Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban akibat serangan bom mobil di depan sebuah rumah sakit kanker di Kairo, Mesir, yang menewaskan 20 orang pada Senin (5/8).

"Sejauh ini tidak terdapat korban warga negara Indonesia," bunyi pernyataan Kemlu melalui situs resminya pada Selasa (5/8).

"Indonesia juga menyampaikan duka cita dan simpati yang mendalam kepada korban dan keluarganya."
Otoritas berwenang Mesir menyatakan ledakan terjadi setelah sebuah mobil melaju berlawanan arah dan menabrak tiga kendaraan lainnya. Saksi mata menuturkan pengemudi mobil berhasil melarikan diri sebelum bom meledak.


Bangunan depan RS Institut Pusat Kanker dilaporkan rusak parah akibat ledakan. Kementerian Kesehatan Mesir pun memerintahkan evakuasi sebagian besar pasien rumah sakit tersebut.

Setelah insiden terjadi, terlihat empat mobil dalam keadaan hangus terbakar teronggok di tengah jalan. Sementara itu, para pejalan yang melintas membantu menyelamatkan korban terluka.

[Gambas:Video CNN]

Hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror tersebut. Namun, sejumlah laporan menuturkan kelompok militan Hasm sebagai dalang di balik serangan itu.

Hasm pertama kali muncul pada 2016 lalu dan merupakan sayap kelompok Ikhwanul Muslimin yang dilarang di Mesir.

Dikutip Reuters, jaksa penuntut umum Mesir dikabarkan tengah menyelidiki insiden ini lebih lanjut. (rds/has)