Ibukota Afghanistan Kembali Dikejutkan Serangan Bom Mobil

CNN Indonesia | Rabu, 07/08/2019 14:01 WIB
Ibukota Afghanistan Kembali Dikejutkan Serangan Bom Mobil Ilustrasi serangan bom di Afghanistan. (REUTERS/Mohammad Ismail)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ibukota Kabul, Afghanistan kembali diguncang bom hari ini, Rabu (7/8). Akibatnya 34 orang terluka dalam serangan teror itu.

Seperti dilansir Reuters, menurut Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri, Nasrat Rahimi, menyatakan bom itu diledakkan ketika sebuah mobil sedang berhenti di sebuah pos pemeriksaan kantor kepolisian setempat. Insiden terjadi saat jam sibuk.
Sebanyak 34 orang yang terluka akibat ledakan itu langsung dibawa ke rumah sakit.

Sampai saat ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab terhadap serangan itu.


Tingkat serangan setelah Taliban dan Amerika Serikat menggelar perundingan damai tetap terjadi. Kemarin, Taliban juga menyatakan memboikot pemilihan presiden Afghanistan dan mengancam akan menyerang ajang kampanye para kandidat calon presiden.
Pemungutan suara dalam Pilpres Afghanistan bakal dilakukan pada 28 September mendatang. Taliban menyatakan mereka saat ini sedang fokus berunding dengan Amerika Serikat.

Taliban berharap AS menepati janji dengan segera menarik seluruh pasukan dan sekutunya dari Afghanistan. Sebagai imbal balik, mereka berjanji tidak akan mengizinkan negaranya digunakan sebagai tempat persembunyian kelompok teroris.

Taliban sampai saat ini juga menolak berunding dengan pemerintah Afghanistan. Mereka menyatakan sampai detik ini tidak mengakui pemerintahan itu karena dianggap hanya akal-akalan AS.

[Gambas:Video CNN]

Pada akhir Juli lalu, bom dan penembakan yang terjadi di kantor tim pemenangan kandidat pilpres Amrullah Saleh. Dia selamat meski mengalami luka-luka. (ayp/ayp)