FOTO: Kuda-kuda di Khartoum Sudan yang Menanti Sunyi Pergi

Reuters, CNN Indonesia | Sabtu, 10/08/2019 17:35 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Tensi keamanan tinggi di Sudan mengakibatkan klub-klub berkuda ditinggalkan pengunjung yang tak lagi mampu membayar iuran.

Seorang pekerja memberi makan kuda di suatu klub Equestrian di Khartoum Sudan. Gejolak demonstrasi dan tinggi tensi politik membuat klub berkuda itu kini sepi dan sunyi. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Setelah gelombang demonstrasi terus terjadi selama beberapa bulan terakhir -- yang menyebabkan Presiden Omar Al-Bashir mundur -- rakyat Sudan mulai menghemat pengeluaran, termasuk untuk berlatih menunggang kuda. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Untuk belajar menunggang kuda di klub di Khartoum, seseorang harus merogoh hingga US$20 per bulan (atau kurang lebih Rp280 ribu) per bulan, yang notabene di atas kemampuan harian rakyat Sudan. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Einas, 18, menyentuh kuda yang ia tengah belajar tunggangi di klub di Khartoum, Sudan. Beberapa perempuan kepada Reuters menuturkan bahwa pada awalnya mereka mendapat tentangan saat akan berkuda, karena perempuan dianggap tidak pantas berpartisipasi di ajang olahraga. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Di masa kejayaan, klub berkuda di Khartoum ini sempat memiliki hingga 200 ekor kuda. Klub ini didirikan pada 1908, tapi pada 1983 mengalami perubahan terutama setelah taruhan pacuan kuda dilarang. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Pada beberapa pekan terakhir, jumlah pengunjung mulai meningkat seiring kondisi keamanan yang mulai stabil. Namun jumlahnya belum pulih sepenuhnya. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Tajideen, 14, berpose dengan seekor anak kambing, dekat kamar tempat ia biasa tidur dan beristirahat di klub Equestrian di Khartoum. Ia biasa menghabiskan liburan musim panas membantu keluarganya di istal. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Seorang pembeli mengambil kaleng soda dari kulkas di suatu toko kecil di klub berkuda di Khartoum, Sudan. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Selain digunakan untuk berlatih kuda, klub di Khartoum ini sering kali dikunjungi oleh keluarga yang ingin beristirahat menikmati malam hari. (REUTERS/Andreea Campeanu)
Kini di tengah-tengah tensi yang masih panas di tengah-tengah masyarakat, klub berkuda di Khartoum ini menanti para pengunjung datang kembali dan berdansa dengan kuda-kuda mereka.  (REUTERS/Andreea Campeanu)