Adik Pemimpin Houthi di Yaman Disebut Tewas dalam Bentrokan

CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 13:20 WIB
Adik Pemimpin Houthi di Yaman Disebut Tewas dalam Bentrokan Ilustrasi konflik Yaman. (REUTERS/Khaled Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Koalisi Arab Saudi mengklaim petinggi sekaligus adik dari pemimpin pemberontak Houthi di Yaman tewas dalam pertikaian internal kelompok tersebut, Minggu (11/8).

Dikutip dari kantor berita Saudi, SPA, Koalisi Saudi mengatakan Ibrahim Badreddin al-Houthi tewas terbunuh dalam "operasi internal" Houthi di Ibu Kota Sanaa karena pertikaian antara faksi berbeda.


Ibrahim Badreddin al-Houthi merupakan saudara dari pemimpin Houthi, Abdel-Malek al-Houthi.


Namun, Houthi membantah laporan itu dan menyebut Ibrahim tewas oleh "tangan berbahaya yang berafiliasi dengan agresi Amerika Serikat-Israel dan juga alat-alatnya."

Houthi telah merebut Ibu Kota Sannaa dari pemerintahan sah Yaman pimpinan Presiden Bad Rabbuh Mansur al-Hadi yang diakui secara internasional pada awal 2015 lalu.

[Gambas:Video CNN]

Selain Sannaa, Houthi juga berhasil menguasai sebagian kota-kota besar di Yaman lainnya.

Sementara itu, Yaman kembali bergolak sejak 8 Agustus lalu ketika kelompok separatis di Kota Aden berhasil merebut kota pelabuhan sekaligus kota pemerintahan al-Hadi itu.

Kelompok separatis yang dikenal dengan Southern Transitional Council (STC) itu bahkan sempat merebut Istana Presiden di Aden.


Dilansir AFP, saksi mata bahkan melihat pasukan pemerintahan Al-Hadi telah menyerahkan istana kepada STC.

Koalisi Saudi pun segera meluncurkan serangan di kota Aden. Riyadh menuturkan serangan itu menargetkan "ancaman langsung" terhadap pemerintah Yaman.

Koalisi mendesak STC untuk menarik pasukan dari wilayah-wilayah yang dikepung di Aden.

"Koalisi menargetkan sebuah area yang menimbulkan ancaman langsung terhadap pemerintahan Yaman yang sah," bunyi pernyataan koalisi Saudi.


Divisi Koordinator Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melaporkan sebanyak 40 orang tewas dan 260 lainnya luka-luka di kota Aden selama bentrokan terjadi. (rds/dea)