Waspada Banjir dan Longsor, Jepang Evakuasi 240 Ribu Warga

CNN Indonesia | Rabu, 28/08/2019 10:14 WIB
Waspada Banjir dan Longsor, Jepang Evakuasi 240 Ribu Warga Otoritas Jepang memerintahkan evakuasi 240 ribu warga di kawasan yang diprediksi akan diterjang banjir dan longsor akibat hujan lebat beberapa hari belakangan. (Kyodo/via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jepang merilis perintah evakuasi bagi 240 ribu warga di kawasan barat daya yang diprediksi akan diterjang banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat selama beberapa hari belakangan.

Sebagaimana dilansir AFP, otoritas lokal mengeluarkan perintah ini tak lama setelah Badan Meteorologi Jepang merilis peringatan tingkat paling tinggi untuk beberapa wilayah di Kyushu.
"Kami mendeteksi tingkat hujan deras yang sangat tinggi di kota-kota di mana peringatan dikeluarkan. Ini adalah situasi di mana kalian harus melakukan yang terbaik untuk melindungi nyawa kalian," ujar seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang, Yasushi Kajiwara.

Yasushi kemudian memperingatkan warga yang tinggal di lokasi-lokasi rawan untuk segera angkat kaki tanpa menunggu peringatan lanjutan.


Lokasi-lokasi yang dimaksud Yasushi mencakup Saga, Fukuoka, dan Nagasaki di utara Kyushu, di mana hujan lebat sudah merenggut satu nyawa.

[Gambas:Video CNN]

Seorang pejabat di Saga mengonfirmasi kepada AFP bahwa satu pria ditemukan tewas di dalam mobil yang terbawa arus banjir pada Rabu (28/8).

Tak hanya itu, cuaca buruk di Jepang ini juga menyebabkan gangguan jalur transportasi. Sebagian layanan kereta terpaksa dihentikan di utara Kyushu, sementara beberapa ruas jalan juga ditutup.

Sementara itu, tanah longsor dilaporkan sudah melanda sejumlah kawasan di daerah yang terkena dampak hujan lebat. (has/has)