Waspada Badai Dorian, Warga AS Dievakuasi

CNN Indonesia | Senin, 02/09/2019 17:53 WIB
Sejumlah negara bagian AS mengevakuasi warganya untuk menghindari terjangan Badai Dorian, yang diperkirakan berkekuatan kategori 5. Ilustrasi badai. (NASA/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi Amerika Serikat memperkirakan Badai Dorian akan bergerak ke Negara Bagian Florida dalam dua hari mendatang. Sejumlah negara bagian memutuskan mengevakuasi warganya untuk menekan korban.

Dilansir dari Reuters, Senin (2/9), badai tersebut kini berada sejauh 220 kilometer dari Florida dan akan bergerak ke arah barat.

Sebagian wilayah Florida telah dievakuasi. Gubernur Florida, Ron DeSantis, mulai mendesak warganya untuk memperhatikan perintah evakuasi, meski wilayahnya sempat diperkirakan tidak terkena dampak badai pada Sabtu (31/8) pekan lalu.


"Dengan badai sebesar ini dapat menyebabkan kehancuran yang sangat besar. Jangan membahayakan diri Anda dengan menetap di suatu tempat selagi bisa menyelamatkan diri," kata De Santis.


Selain DeSantis, beberapa gubernur negara bagian telah memerintahkan proses evakuasi untuk beberapa daerah pesisirnya.

Gubernur Carolina Selatan, Henry McMaster, mewajibkan evakuasi pada delapan daerah pesisir. Sedangkan Gubernur Georgia Brian Kemp mewajibkannya di enam daerah pesisir mulai Senin (2/9) siang.

Puluhan warga yang tinggal dalam perahu di daerah Brevard mulai mengamankan kapal mereka dengan mengikatnya di dermaga dan melepas kain dari dek kapal. Namun, ada sebagian yang memilih untuk pergi di tengah badai.

"Saya tidak akan beranjak dari perahu ini selama badai karena berbagai alasan apapun, yaitu untuk menyelamatkan manusia," kata Ned Keahey (56).

Pusat Badai Nasional AS menyatakan bahwa badai Dorian yang mencapai ketinggian tujuh meter dapat membawa hujan lebat dan angin kencang serta ombak tinggi yang destruktif. Kekuatannya diperkirakan mencapai skala 5.

"Pada jalur ini, pusat badai Dorian akan terus menghantam pulau Great Abaco dan Grand Bahama pada malam ini dan Senin. Badai akan berpindah ke pinggir pantai bagian timur Florida pada Senin subuh hingga Selasa malam," ujarnya.


Badai diperkirakan akan masih berlanjut hingga lima hari ke depan setelah sebelumnya menghantam Elbow Cay, Pulau Abaco dengan kecepatan 295 kilometer per jam dan embusan angin lebih dari 345 kilometer per jam.

Badai Dorian sebelumnya menghantam pulau Great Abaco dan Grand Bahama di Kepulauan Bahama pada Minggu (1/9) malam. Akibatnya, perumahan warga terkena banjir, banyak benda besar seperti mobil yang terbawa arus, serta sebagian besar fasilitas publik tutup.

Dengan perkiraan tinggi air hingga 76 sentimeter, badai tersebut bergerak sejauh sembilan kilometer per jam yang menyebabkan banyaknya kerusakan selama berjam-jam.

Perdana Menteri Bahamas, Hubert Minnis, menyatakan bahwa sebuah badai mematikan akan menghantam pulaunya. Meskipun benyak rumah dibangun dengan ketahanan angin hingga 241 kilometer per jam, tetapi gelombang badai diperkirakan akan jauh lebih keras.

"Ini akan menguji kami ke dalam suatu hal yang belum pernah kami hadapi. Ini akan menjadi hari yang paling buruk dan menyedihkan selama hidup saya kepada penduduk Bahamas," ujarnya dalam konferensi pers.

Badai Dorian menjadi badai terkuat yang menghantam wilayah Bahamas dengan kategori lima dalam skala angin Saffir-Simpson.

[Gambas:Video CNN]

Badai ini setara dengan badai Gilbert pada 1988, Wilma pada 2005, dan badai Hari Buruh 1935 yang menjadi badai terkuat di Atlantik berdasarkan hembusan angin maksimal.

Selain badai Dorian, badai tropis Juliette mulai muncul sekitar 735 kilometer dari kota Manzanillo, Meksiko dan diperkirakan akan menjadi datang pada Senin dengan hembusan mencapai 95 kilometer per jam. (fls/ayp)