Lima Orang Tewas dalam Bencana Badai Dorian di Bahama

CNN Indonesia | Selasa, 03/09/2019 08:11 WIB
Sebanyak lima orang meninggal dalam terjangan Badai Dorian yang menyapu Kepulauan Bahama pada Senin (2/9) kemarin. Pemandangan cuaca jelang Badai Dorian di Puerto Rico. (REUTERS/Ricardo Arduengo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak lima orang meninggal dalam terjangan Badai Dorian yang menyapu Kepulauan Bahama pada Senin (2/9) kemarin. Sedangkan diperkirakan 13 ribu bangunan porak-poranda dalam kejadian itu.

"Kepolisian Bahama sampai saat ini menyatakan ada lima orang meninggal di Pulau Abaco. Tim penyelamat di Abaco segera melakukan penilaian dan identifikasi korban," kata Perdana Menteri Bahama, Hubert Minnis, seperti dilansir AFP, Selasa (3/9).


Pemerintah Bahama saat ini menutup kawasan wisata dan mengevakuasi penduduk ke lokasi yang dianggap lebih aman.


Kekuatan Badai Dorian kemarin menurut satu tingkat, dari kategori lima ke empat, tetapi tetap berbahaya. Menurut pantauan Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC), kecepatan angin saat Badai Dorian menyapu Bahama mencapai 145 mil per jam (sekitar 233 kilometer per jam).

Warga di seluruh Bahama, terutama yang berada di pesisir masih diliputi kekhawatiran. Badai bisa memicu banjir bandang dan tanah longsor.


Sejumlah kota di pesisir Bahama bahkan sudah terendam banjir setinggi atap rumah. Kapal-kapal pesiar dan nelayan terdampar ke daratan karena tersapu gelombang laut.

NHC memperkirakan Badai Dorian bisa menyebabkan ombak setinggi 5 sampai 7 meter. Mereka menyatakan kemungkinan badai itu bisa mencapai pantai timur Negara Bagian Florida pada hari ini atau Rabu malam mendatang, lantas mengarah ke Georgia dan South Carolina.

[Gambas:Video CNN]

Pemerintah di ketiga negara bagian AS itu sudah memerintahkan warganya mengungsi ke lokasi yang lebih aman dan yang diperkirakan tidak berada dalam jalur badai. (ayp/ayp)