Terbuai Rayuan Karir K-Pop, Wanita Brasil Terjebak Prostitusi

CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 07:15 WIB
Terbuai Rayuan Karir K-Pop, Wanita Brasil Terjebak Prostitusi Ilustrasi prostitusi. (bogdanripa/morgueFile)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekelompok perempuan asal Brasil memutuskan mengadu nasib ke Korea Selatan dengan harapan mereka bisa berkarir di industri K-Pop. Namun, mereka malah terjerumus praktik prostitusi.

Seperti dilansir CNN, Rabu (4/9), para perempuan dari Negeri Samba itu ditemukan aparat kepolisian Korea Selatan ketika menggerebek sebuah rumah bordil pada Juli lalu. Sedangkan lima orang diduga mucikari dan terlibat perdagangan orang kini sudah ditangkap.


Menurut keterangan polisi, para perempuan Brasil itu diperdaya untuk mau datang ke Korea Selatan. Salah satu dari mereka ditawari pekerjaan oleh seorang lelaki yang dikenal secara daring.


Para perempuan itu lantas terpikat bujuk rayu lelaki itu karena dijanjikan bisa pergi ke Korea Selatan secara gratis. Sebab, mereka tidak perlu keluar uang untuk membeli tiket pulang pergi.

"Menurut pengakuan mereka ditawari menjadi model atau menjadi latar pendukung bintang K-pop," kata polisi.

Hanya saja, setelah menjejakkan kaki di Negeri Ginseng, harapan mereka sirna. Seluruh paspor para perempuan Brasil itu disita, dan kemudian mereka disekap di dua rumah di Kota Ilsan dan Paju, di sebelah utara Ibu Kota Seoul.

Pelaku lantas menjual mereka ke pemilik panti pijat plus seharga Rp23 juta per orang.


Salah satu dari mereka lantas berhasil mengontak kedutaan besar Brasil di Seoul secara sembunyi-sembunyi. Pihak kedutaan lantas meminta bantuan kepolisian setempat untuk menyelamatkan perempuan itu.

Polisi lantas menggerebek panti pijat di Ilsan dan menyelamatkan tiga perempuan Brasil. Aparat kemudian menggeledah sebuah rumah di Paju dan menyelamatkan empat perempuan Brasil.

Menurut polisi, mereka lantas membawa para perempuan itu ke penampungan khusus dan memberikan pendampingan karena seluruhnya mengalami trauma.

Kepolisian Korsel menyatakan masih menyelidiki kasus itu dan apakah masih ada korban lain. Mereka juga menyatakan jarang melihat ada korban perdagangan orang di Korea Selatan yang berasal dari Amerika Selatan.

"Kami pikir masih banyak orang-orang yang terlibat dalam kejahatan ini, termasuk dalangnya," demikian pernyataan kepolisian Korea Selatan.

[Gambas:Video CNN]

Gemerlap industri K-pop Korsel memang menggiurkan banyak pihak. Sejumlah warga asing ikut mengadu nasib dan mencoba peruntungan di tengah ketatnya persaingan.

Salah satu warga di luar Korsel yang cukup sukses berkarir di dunia K-pop adalah Lisa dari kelompok vokal Blackpink. Dia adalah seorang warga negara Thailand.

Para bintang K-pop juga mendapat pemasukan selain dari bernyanyi. Yakni terjun ke dunia film atau menjadi bintang iklan.

Meski demikian, saking ketatnya persaingan di dunia K-pop, para calon artis itu harus ditempa dan digembleng sejak muda. Bahkan tak jarang pesohor Korsel yang bunuh diri karena diduga tidak kuat menahan beban pekerjaan yang padat. (ayp/ayp)