Dikecam Netizen, Restoran di Korsel Copot Foto Kim Jong-un

CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 07:42 WIB
Dikecam Netizen, Restoran di Korsel Copot Foto Kim Jong-un Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un. (REUTERS/KCNA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemilik sebuah restoran yang menjual makanan khas Korea Utara di Seoul, Korea Selatan, terpaksa mencopot foto Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un setelah mendapat banyak kritik dari warganet.

Aparat keamanan Korsel mengatakan sang pemilik restoran menanggalkan foto Kim Jong-un dan bendera Korut "secara suka rela" pada Minggu pekan lalu, setelah memicu perdebatan dan viral di media sosial.


Sebelum dicopot, foto Kim Jong-un dan bendera Korut itu dipajang di bagian luar lantai dua restoran. Rumah makan tersebut terletak di wilayah Hongdae dan masih dalam proses pembangunan.


Wilayah Hongdae memang terkenal akan restoran, bar, hingga kelab malam mewah.

Kepolisian Korsel mengatakan sang pemilik restoran mengaku bendera Korut dan foto tersebut dipasang hanya untuk menarik perhatian pengunjung.

Banyak restoran di Korsel yang memang menjual makanan dan minuman khas Korut seperti mie dingin, dumpling, dan berbagai masakan lainnya. Namun, selama ini tidak ada restoran itu yang memasang foto-foto pemimpin sekaligus bendera Korut.


Pihak berwenang Korsel dilaporkan tengah menyelidiki apakah sang pemilik telah melanggar undang-undang keamanan akibat memajang foto Kim Jong-un. Sebab, di bawah hukum Korsel, pihak yang kedapatan memuji rezim Korut bisa dipenjara hingga tujuh tahun.

Dilansir Associated Press, meski foto Kim Jong-un dan bendera Korut telah dicopot, restoran tersebut masih memajang sejumlah lukisan sarat dengan slogan-slogan propaganda Korut.

Hingga kini belum jelas apakah pemilik resto juga akan mencopot lukisan dan slogan-slogan itu. Sang pemilik rumah makan juga belum menyatakan niat apakah ia akan mengganti konsep restorannya.

[Gambas:Video CNN]

Sejumlah warga menentang konsep restoran yang sarat propaganda Korut tersebut. Meski begitu, sebagian pembeli lainnya justru merasa penasaran dengan rumah makan tersebut.

"Saya pikir masih terlalu dini melakukan hal semacam itu (menampilkan potret atau bendera Korut). Namun, begitu restoran ini buka, saya akan datang ke sini murni karena penasaran," kata Park So-hyun, seorang karyawan perusahaan di Seoul. (rds/ayp)