FOTO: 100 Hari Lebih Hong Kong Bergolak

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 13:07 WIB

, CNN Indonesia -- Aksi unjuk rasa di Hong Kong sudah berlangsung lebih dari 100 hari, dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.

Sudah 15 pekan aktivis Hong Kong melakukan aksi demonstrasi secara berturut-turut untuk menolak rezim pemerintah setempat. (Philip FONG / AFP)
Gedung parlemen Hong Kong sempat menjadi saksi bisu kemarahan para demonstran yang dipicu pembahasan RUU Ekstradisi. (VIVEK PRAKASH / AFP)
Sejumlah aktivis Hong Kong melakukan aksi sporadis di jam sibuk. Salah satunya dengan mengganggu perjalanan MRT di sejumlah stasiun. (Anthony WALLACE / AFP)
Demonstran Hong Kong sempat dua kali menduduki bandara setempat, dan melumpuhkan kegiatan penerbangan. (Manan VATSYAYANA / AFP)
Unjuk rasa Hong Kong kali ini dianggap salah satu yang paling besar di samping Gerakan Payung lima tahun silam. (Philip FONG / AFP)
Para demonstran sebagian besar adalah muda-mudi Hong Kong. Mereka juga menuntut demokratisasi sistem politik karena merasa prinsip China tidak sejalan dengan janji 'satu negara dua sistem', saat penyerahan kedaulatan dari Inggris pada 1997. (Philip FONG / AFP)
Di sisi lain, masyarakat Hong Kong juga terbelah karena generasi tua mendukung China. Hal ini membuat celah dengan generasi milenial saat ini. (ISAAC LAWRENCE / AFP)
Demonstran Hong Kong juga bertikai dengan warga yang tidak mendukung salah satu pihak dalam gejolak politik setempat. (ISAAC LAWRENCE / AFP)
Aksi demo yang berlangsung terus menerus juga membuat polisi Hong Kong terus waspada. Sampai saat ini dilaporkan mereka sudah menangkap lebih dari 1000 pengunjuk rasa. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Meski peserta aksi demo di Hong Kong kian hari semakin menyusut, tetapi taktik yang mereka lakukan semakin keras. Yakni dengan menargetkan toko atau tempat usaha yang terkait dengan pemerintah China. (Anthony WALLACE / AFP)
Para pelajar Hong Kong juga melakukan aksi demo dengan membentuk pagar betis atau rantai manusia sebagai bentuk solidaritas terhadap para aktivis. (Anthony WALLACE / AFP)
Aksi yang dilakukan para demonstran Hong Kong juga cukup kreatif dan tidak melulu berakhir bentrok. Salah satunya dengan membuat seni cahaya dari sinar laser dan ponsel yang disusun. (Anthony WALLACE / AFP)