TPS Dibuka, Pemilu Pertarungan Netanyahu dan Gantz Dimulai

CNN Indonesia | Selasa, 17/09/2019 12:12 WIB
TPS Dibuka, Pemilu Pertarungan Netanyahu dan Gantz Dimulai Israel membuka serentak seluruh tempat pemungutan suara, Selasa (17/9), tanda pemilu yang menjadi medan pertarungan Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz dimulai. (Reuters/Nir Elias, Ariel Schalit/Pool via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Israel membuka serentak seluruh tempat pemungutan suara pada Selasa (17/9), tanda pemilihan umum yang menjadi medan pertempuran antara Benjamin Netanyahu dan Benny Gantz dimulai.

Sebagaimana dilansir AFP, TPS dibuka tepat pukul 07.00 waktu setempat dan bakal ditutup pada 22.00. Tak mau melewatkan kesempatan, para warga dilaporkan langsung memadati salah satu TPS di Yerusalem.

Secara keseluruhan, 6,4 juta warga akan menggunakan hak suaranya dalam pemilu putaran kedua ini. Mereka akan menentukan pemimpin Israel periode selanjutnya, tetap Netanyahu atau bergulir ke tangan penggantinya.
Hasil hitung cepat pertama akan langsung dirilis tak lama setelah TPS ditutup. Namun, survei teranyar menjelang pemilu mengindikasikan persaingan ketat antara Netanyahu dengan pemimpin koalisi Biru dan Putih, Benny Gantz.


Dalam pemilu putaran pertama pada April lalu, koalisi Biru dan Putih melakukan perlawanan kuat terhadap Netanyahu yang berada di bawah naungan Partai Likud.

Baru beberapa bulan terbentuk, koalisi Biru dan Putih berhasil menyandingkan kedudukan dengan Partai Likud, sama-sama memperoleh 35 kursi dalam parlemen Israel, Knesset.
Netanyahu akhirnya dinyatakan menang, tapi ia tak berhasil membentuk koalisi, menjadikan posisinya imbang dengan koalisi Biru dan Putih.

Kegagalan ini berujung pada pemilu ulang pada hari ini, di mana Gantz akan kembali menantang Netanyahu memperebutkan kursi perdana menteri.

Bagi pendukungnya, Gantz merupakan kepribadian yang bertolak belakang dengan Netanyahu. Namun, para pakar menganggap Gantz hanya ingin menonjolkan citra kepribadian yang berbeda, padahal kebijakannya sama saja, terutama terkait keamanan.


[Gambas:Video CNN]
Meski demikian, Gantz dianggap sangat lihai menarik perhatian publik dengan janji bakal menerapkan "nol toleransi" bagi korupsi.

Saat ini, Netanyahu sendiri sedang terseret berbagai kasus korupsi. Ia bahkan bakal menghadiri salah satu sidang pada Oktober mendatang, membuat popularitasnya kian merosot menjelang pemilu.

Sejumlah pengamat menilai Gantz memiliki kans besar untuk meraih banyak suara dari masyarakat yang sudah muak akan kepemimpinan Netanyahu. (has/has)