Duta besar PBB itu dirawat karena penyakit kanker yang dideritanya. Namun, seperi dilansir Reuters, Kemenlu AS menyatakan izin akan diberikan kepada Zarif jika Iran membebaskan salah satu warga Negara Paman Sam yang ditahan di Negeri Para Mullah tersebut.
Lihat juga:Di PBB, Mahathir Protes Sanksi AS atas Iran |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan permintaan Zarif akan dikabulkan jika Iran membebaskan salah satu warga AS yang ditawan. Zarif dan rombongan hanya dibolehkan melakukan perjalanan ke daerah kecil Manhattan, Queens serta akses menuju dan keluar bandara John F Kennedy, New York.
"Iran keliru menahan beberapa warga AS selama bertahun-tahun. Hal itu menyakitkan keluarga dan rekan mereka karena tidak dapat mengunjungi secara bebasl. Kami telah menyampaikan kepada misi Iran bahwa akses perjalanan akan diberikan jika Iran membebaskan warga AS," demikian pernyataan resmi juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
[Gambas:Video CNN]
Utusan khusus Kemenlu AS untuk Iran, Brian Hook, pada awal pekan inin mengatakan jika Iran ingin menunjukkan iktikad baik, mereka harus melepas warga AS yang ditahan, termasuk Xiyue Wang. Wang adalah warga negara AS. Ia adalah lulusan Universitas Princeton.
Wang telah ditahan di Iran sejak 2016 silam.
(reuters/kid)