Dua Puluh Kanguru Jadi Korban Tabrak Lari di Australia

CNN Indonesia | Rabu, 02/10/2019 08:22 WIB
Dua Puluh Kanguru Jadi Korban Tabrak Lari di Australia Ilustrasi. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya 20 kanguru mati akibat aksi tabrak lari warga sekitar di beberapa lokasi di negara bagian New South Wales (NSW), Australia.

Kepolisian NSW melaporkan bahwa tabrak lari ini terjadi pada satu hari yang sama, yaitu Sabtu (28/9) waktu setempat.
Sehari kemudian, sejumlah bangkai kanguru ditemukan di depan rumah beberapa warga. Janine Green, seorang sukarelawan penyelamat hewan, WIRES, mengaku tak pernah melihat peristiwa lebih memilukan dari ini.

"Penduduk berkumpul di jalanan, terperangah. Mereka bangun pada Minggu pagi dan menemukan bangkai kanguru bergelimpangan di halaman rumah mereka," ujar Green kepada CNN.
Menurut Green, warga sangat sedih karena kanguru sudah layaknya bagian dari kehidupan masyarakat di Australia.


"Kanguru adalah bagian dari masyarakat, mereka hidup bersama. Mereka biasa melihat kanguru melompat-lompat di jalanan, dan mereka tak masalah jika harus memperlambat laju kendaraan," tutur Green.

[Gambas:Video CNN]
Menutup pernyataannya, Green berkata, "Seseorang yang melakukan pembunuhan massal seperti itu sangat tidak bisa dipercaya."

Di tengah kekhawatiran masyarakat ini, kepolisian meminta pihak manapun yang memiliki informasi mengenai terduga pelaku agar langsung menghubungi aparat. (has)