KILAS INTERNASIONAL

WNI Tertembak Diduga Buta hingga Tekad Iran Hancurkan Israel

CNN Indonesia | Kamis, 03/10/2019 06:40 WIB
WNI Tertembak Diduga Buta hingga Tekad Iran Hancurkan Israel Ilustrasi. (AFP Photo/Lillian Suwanrumpha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berita internasional pada Rabu (2/10) diramaikan dengan berbagai isu, mulai dari jurnalis Indonesia yang terkena peluru karet saat meliput demonstrasi di Hong Kong dilaporkan buta hingga wacana Iran untuk menghancurkan Israel.

1. Wartawan RI yang Tertembak di Hong Kong Dilaporkan Buta

Jurnalis Indonesia bernama Veby Mega Indah yang terkena peluru karet saat meliput demonstrasi di Hong Kong dikabarkan mengalami buta permanen pada mata kanan.


Kabar ini pertama kali tersebar ketika jurnalis AFP, Jerome Taylor, mengunggah kutipan percakapannya dengan pengacara Veby, Michael Vidler. Dalam pesan itu, Vidler mengatakan bahwa pupil mata kanan Veby rusak akibat terkena pantulan peluru tersebut.

"Dokter-dokter yang merawat Indah hari ini memberitahu dia bahwa dengan sangat menyesal luka yang ia derita akibat tembakan polisi akan menyebabkan kebutaan permanen pada mata kanannya," bunyi kutipan pesan singkat Vidler.

[Gambas:Video CNN]
"Dia (Veby) diberi tahu bahwa pupil matanya pecah akibat tembakan. Persentase pasti dari kebutaan permanen ini hanya dapat diketahui setelah operasi."

Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Joedha Nugraha, mengaku sedang mengonfirmasi kabar tersebut ke KJRI Hong Kong.

2. Tiga WNI Ditemukan Tewas Tertimpa Jembatan Ambruk di Taiwan

Sementara itu, bencana lain juga menimpa tiga WNI di Taiwan yang tewas akibat insiden jembatan ambruk di Nanfang'ao, Yilan.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Joedha Nugraha, mengatakan bahwa dalam serangkaian operasi, pihak berwenang menemukan jasad ketiga WNI yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah insiden terjadi.

Joedha menyebutkan identitas korban meningggal yaitu Wr usia 29 tahun asal Cirebon; Er usia 32 tahun asal Indramayu; dan MD usia 28 tahun asal Pemalang. Selain tiga orang meninggal dunia, empat WNI lainnya mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Jembatan di Taiwan tersebut ambruk pada Selasa sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Insiden ini bermula ketika sebuah truk tangki bahan bakar minyak tengah melintas di atas jembatan itu.

Sesaat sebelum mencapai ujung jembatan, truk itu mendadak mundur dan akhirnya jatuh bersama dengan jembatan yang roboh.

3. Iran Sebut Rencana Hancurkan Israel Bukan Lagi Mimpi

Terlepas dari kasus WNI, kabar internasional pada Rabu juga diramaikan dengan wacana Iran untuk menghancurkan Israel yang disebut bukan lagi sebatas mimpi.

Seorang jenderal angkatan bersenjata Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami, mengklaim berkat kemajuan teknologi negaranya, ide menghancurkan Israel, musuh bebuyutan Teheran di kawasan, menjadi tujuan yang dapat dicapai.

"Rezim menyeramkan ini harus dihapus dari peta dan ini bukan lagi mimpi tapi itu adalah tujuan yang dapat dicapai," kata Salami seperti dikutip portal berita milik Garda Revolusi Iran, Sepah, pada Senin (2/10).

"Empat dekade setelah revolusi Iran, kami berhasil memperoleh kapasitas untuk menghancurkan rezim Zionis penipu."

Komentar Salami itu datang di saat ketegangan di Timur Tengah memanas, terutama antara Iran dan Arab Saudi yang merupakan sekutu Amerika Serikat. (has/has)