Korban meninggal dunia disebabkan oleh angin yang mendorong api hingga membakar 8.300 hektare area dan merusak sedikitnya 31 rumah di wilayah tersebut.
Mengutip CNN, pihak kepolisian daerah Riverside mengatakan dua korban ditemukan dalam sebuah bangunan bernama Villa Calimesa Mobile Home Park, di Calimesa, California. Salah satunya terindentifikasi yakni Lois Arvikson (89), sementara korban lainnya belum diketahui identitasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin berjaga-jaga dan tidak melakukan apapun yang berbahaya," ujar juru bicara Lynnette Round.
Badai api yang terjadi di California berawal dari pembakaran sampah hingga merambat ke kawasan tanaman dan membakar setidaknya 90 bangunan sejak Kamis (10/10). Hingga Sabtu (12/10) setidaknya 25 persen dari kebakaran telah berhasil dipadamkan.
Tim pemadam kebakaran kini berencana untuk tetap menggunakan tanki air demi memastikan api tidak merambat keluar tempat penanggulangan kebakaran. Sementara itu, warga diimbau untuk melindungi diri dari asap tebal dan kondisi udara tidak sehat dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
[Gambas:Video CNN] (ani/evn)