Serangan Bom Taliban Lukai 20 Pelajar Madrasah Afghanistan

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 15:16 WIB
Serangan Bom Taliban Lukai 20 Pelajar Madrasah Afghanistan Ilustrasi serangan bom Afghanistan. (AFP PHOTO / SHAH MARAI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah bom yang disembunyikan di dalam truk diduga dirakit oleh kelompok Taliban meledak di Distrik Alishing, Provinsi Laghman, Afghanistan. Sebanyak tiga orang tewas dalam kejadian itu, dan 20 bocah terluka.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/10), bom itu ditempatkan di dekat kantor polisi setempat. Dampak ledakannya turut merusak bangunan madrasah dan melukai anak-anak yang sedang belajar.


"Tiga orang, termasuk dua tentara, tewas dan 27 orang lain terluka," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Nasrat Rahimi.


Menurut juru bicara Pemprov Laghman, Asadullah Daulatzai, anak-anak yang sedang belajar di madrasah terluka akibat terkena serpihan kaca.

"Saya sedang mengaji Alquran di kelas dan kami melihat ada truk berwarna merah mendekat. Tiba-tiba semua menjadi gelap, dan saat bangun saya sudah di rumah sakit," kata seorang saksi, Ezatullah (10).

[Gambas:Video CNN]

Sebanyak enam polisi turut terluka dalam serangan itu. Taliban menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Serangan ini terjadi sehari setelah sebuah helikopter militer jatuh di Provinsi Balkh. Sebanyak tujuh tentara Afghanistan meninggal dalam kejadian itu.


Jatuhnya korban anak-anak dalam serangan bom membuat posisi mereka semakin terancam dalam konflik Afghanistan. Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jumlah anak-anak yang menjadi korban konflik Afghanistan meningkat tiga kali lipat pada 2018 dibandingkan dengan data 2017. (ayp/ayp)