Trump Diejek Ketika Nonton Pertandingan UFC di New York

CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 08:52 WIB
Trump Diejek Ketika Nonton Pertandingan UFC di New York Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Alastair Pike / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali diejek ketika menyaksikan pertandingan olahraga. Dia dicemooh saat mengunjungi Madison Square Garden, New York, untuk melihat laga kejuaraan tarung bebas, Ultimate Fighting Championship, pada Sabtu pekan lalu.

Seperti dilansir CNN, Senin (4/11), dalam kesempatan itu Trump didampingi oleh sejumlah politikus Partai Republik yang menjadi anggota Dewan Perwakilan. Mereka adana Kevin McCarthy, anggota dewan daerah pemilihan (dapil) North Carolina Mark Meadows dan anggota dewan dapil New York Peter King. Dia juga ditemani kedua anaknya, Donald Trump Jr., dan Eric Trump.


Saat rombongan Trump memasuki arena, sejumlah penonton menyoraki. Beberapa dari mereka bahkan ada yang membentuk simbol tangan yang melambangkan supaya Trump segera dimakzulkan.


Akan tetapi, sebagian penonton bertepuk tangan atas kehadiran Trump. Dia juga tidak menggubris situasi itu melalui akun Twitter.

"Itu seperti memasuki arena kampanye Trump. Sangat bersemangat," cuit Trump.

Trump juga diejek ketika menghadiri kejuaraan Seri Dunia Baseball di Stadion Nationals Park, Washington, pada pekan lalu. Akhirnya dia meninggalkan arena dan diteriaki para penonton.

[Gambas:Video CNN]

Trump dan rombongan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Gedung Putih setelah permainan mencapai babak ketujuh.

Peristiwa itu juga terjadi di tengah penyelidikan pemakzulan Trump. Dewan Perwakilan mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Trump, karena dilaporkan mendesak Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, untuk membuka penyelidikan terhadap dugaan korupsi Hunter Biden.

Hunter merupakan anak politikus Partai Demokrat, Joe Biden. Joe dianggap pesaing utama Trump menjelang pemilihan presiden 2020 mendatang.


Trump juga memutuskan memutuskan pindah tempat tinggal dari Manhattan, New York ke Palm Beach, Florida, pada Kamis (31/10) pekan lalu. Trump mengaku ingin pindah karena merasa mendapat perlakuan buruk selama tinggal di Manhattan. (ayp/ayp)