Rusia Akan Rilis Jet Tempur Su-57 Generasi Kelima

CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 07:00 WIB
Rusia Akan Rilis Jet Tempur Su-57 Generasi Kelima Jet tempur Su-57. (Foto: Alexander NEMENOV / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rusia dikabarkan bersiap merilis jet tempur Su-57 generasi kelima untuk militer Angkatan Udara pada akhir tahun ini.

Wakil Menteri Pertahanan Alexei Krivoruchko menyatakan hal tersebut di tengah kunjungan ke pabrik perakitan Komsomolsk-on-Amur.

"Program pembuatan pesawat generasi kelima itu, kami bisa melihat bahwa ini sebenarnya sudah siap untuk dikirimkan kepada pasukan. Pesawat ini akan dikirimkan kepada Angkatan Udara pada akhir tahun ini," kata Krivoruchko seperti dikutip TASS.


Ia berharap bisa melipatgandakan produksi jet Su-57 dengan melibatkan Sukhoi sebagai pemanufaktur.
Berdasarkan kontrak yang masih berjalan, Angkatan Udara Rusia rencananya akan mengirimkan 76 pesawat Su-57 pada 2028 mendatang.

Russia Today melaporkan jet tempur Su-57 sudah dalam tahap perakitan di dalam pabrik yang berlokasi di Komsomolsk-on-Amur.

Dalam sebuah video yang dirilis menunjukkan jet tempur tersebut hampir selesai dan telah dicat warna abu-abu dengan pola kamuflase dan telah diberi nomor lambung pesawat.

[Gambas:Video CNN]

Di samping itu, beberapa pesawat seri yang sama juga baru dicat menggunakan warna yang sama minus pola kamuflase dan telah memiliki nomor lambung baru yang dicat primer.

Jet tempur ini sebelumnya hanya diproduksi dalam jumlah terbatas selama masa pra-produksi. Proses uji coba telah rampung pada 29 Januari 2010 yang langsung dilakukan di beberapa lokasi pertempuran.

Usai melakukan uji coba, jet tempur ini juga sempat diterjunkan dalam sebuah perang anti-terorisme di Suriah. Di awal 2019, jet tempur ini telah memasuki tahap produksi massal.

Jet tempur generasi kelima ini didesain untuk menghancurkan target di udara, darat, dan laut dengan mengombinasikan fungsi jet tempur dan pesawat penyerang.

Pesawat ini dibekali dengan rudal balistik hipersonik dan peralatan radio-elektronik terbaru. Termasuk di dalamnya komputer dan sistem radar di sepanjang badan pesawat serta kemampuan pengembangan kecepatan jelajah supersonik. (fls/evn)