Pemberontak Komunis Serang Patroli Militer Filipina, 6 Tewas

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 21:10 WIB
Pemberontak Komunis Serang Patroli Militer Filipina, 6 Tewas Ilustrasi. Kelompok pemberontak NPA, Filipina. (Foto: AFP PHOTO / Noel CELIS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok pemberontak komunis Maois, New People's Army (NPA), menyerang tim patroli militer Filipina di Pulau Samar hingga menewaskan 6 tentara dan melukai 20 lainnya pada Selasa (12/11).

Kelompok pemberontak itu dilaporkan menyerang aparat militer yang tengah berpatroli di timur Samar. Kedua belah pihak sempat terlibat perkelahian selama 30 menit sebelum kelimpok pemberontak melontarkan bom rakitan ke arah tentara.

"Mereka (NPA) menggunakan alat peledak rakitan yang memicu banyaknya korban," kata juru bicara mililter Filipina di wilayah itu, Kapten Reynaldo Aragones kepada AFP.


Aragones menuturkan satu pemberontak ikut tewas dalam bentrokan tersebut. 

NPA merupakan kelompok bersenjata Partai Komunis Filipina. Partai tersebut membentuk gerakan separatis untuk mendirikan negara Maois pada 1969.

Menurut data militer Filipina, gerakan pemberontakan Maois telah menewaskan lebih ari 40 ribu jiwa selama ini.

Sementara itu, Samar merupakan wilayah miskin dengan lahan yang subur. Sebanyak 4 ribu anggota NPA disebut tinggal di wilayah itu.

"Masih ada banyak daerah di luar jangkauan pemerintah," kata Aragones. (rds/evn)