Diduga Keracunan Air Danau, Ribuan Burung Mati di India

CNN, CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 16:24 WIB
Diduga Keracunan Air Danau, Ribuan Burung Mati di India Ilustrasi danau garam. (Foto: Istockphoto/Foto VSmirnov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar 2.400 bangkai burung ditemukan mati misterius di sepanjang Danau Garam Sambhar, Rajasthan, India. Burung-burung ini mati diduga karena keracunan air saat meminum air di danau tersebut.

Dugaan tersebut muncul setelah sebuah gambar yang dipublikasikan media setempat menunjukkan bangkai burung yang tersebar di sejumlah area seluas 190 kilometer persegi yang tepat bersebelahaan dengan danau tersebut.

Kepala Konservator Hutan Rajasthan, Arun Prasad menagtakan pihaknya telah memberikan imbauan kepada pejabat hutan setempat yang menemukan ribuan bangkai burung tersebut. Prasad mengatakan imbaun terutama terkait jalur terbang yang dilewati 20 jenis burung yang bermigrasi ke danau garam itu setiap tahunnya.


"Burung-burung yang bermigrasi menjelajahi sepanjang jalur yang disebut sebagai Jalur Penerbangan Asia Tengah yang meliputi beberapa wilayah seperti Siberia, Mongolia, Iran, dan Afghanistan," kata Prasad, Rabu (13/11) seperti dilansir CNN.

Hingga kini belum diketahui penyebab kematian burung-burung tersebut. Namun kemungkianan terbesar diduga karena tingkat kandungan garam dan basa di dalam danau. Terlebih tempat yang sama menjadi tempat produksi garam.

Direktur Pusat Diagnosis Penyakit Daerah, Ashok Sharma mengungkapkan dugaan penyebab tersebut untuk kemudian dilakukan pengiriman sampel untuk kebutuhan analisis.

[Gambas:Video CNN]

"Dugaan sementara ada sejumlah kandungan racun dan tingginya kandungan garam pada air minum. Kami akan mendapatkan informasi lebih rinci ketika hasilnya sudah dikirimkan dari (kota) Bhopal," ujar Sharma.

Kendati demikian, Prasad memastikan kematian massal tersebut bukan karena penyakit. Mengingat burung-burung lokal juga kerap mencari makan di sekitar perairan dan lahan basah di danau Sambhar.

"Kami percaya bahwa bisa jadi (penyebabnya adalah) kondisi cuaca di wilayah setempat pencemaran air," kata Prasad.

Sampel bangkai burung dan air danau telah dikirimkan ke laboratorium patologi di Madhya Pradesh untuk dipelajari lebih lanjut. Hasil laboratorium dipastikan bisa diterima pada akhir pekan mendatang.

Danau Garam Sambhar yang dianggap memiliki kandungan air terlalu asin bagi sebagian besar hewan merupakan lokasi pariwisata lokal terkenal. Informasi dari situs wisata lokal mengungkapkan lokasi tersebut kerap menjadi tempat berkumpul untuk sejumlah hewan seperti flamingo, bangau, dan beberapa jenis bebek. (fls/evn)