Merespons kondisi ini, pemerintah Italia menyatakan keadaan darurat pada hari ini.
Walikota Venesia Luigi Brugnaro seperti dilansir AP mengatakan ia terpaksa meminta aparat menutup Lapangan Santo Markus lantaran air sudah menggenangi wilayah tersebut hingga setinggi lutut orang dewasa pada Jumat pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain didorong oleh perubahan iklim, banjir ekstrem kali ini disebutnya juga karena proyek pembangunan waduk Musa yang telah lama tertunda.
[Gambas:Video CNN]
Pemimpin partai politik sayap kanan sekaligus Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini menyatakan hal serupa saat mengunjungi Venesia. Ia mengharapkan proyek bernilai miliaran euro itu bisa rampung pada 2021.
"Kita tidak bisa membuang waktu lagi, kota ini meminta bantuan," ujar Salvini di tengah kunjungannya ke Venesia.
Lihat juga:Hujan Deras Picu Banjir 1,9 Meter di Venesia |
Proyek ini sempat tertunda beberapa kali karena sejumlah masalah, mulai dari skandal korupsi, pembengkanan biaya, hingga kekhawatiran aktivis pecinta lingkungan terhadap efek proyek terhadap ekosistem laguna Venesia. (fey/evn)