Venesia Masih Direndam Banjir, Italia Umumkan Kondisi Darurat

CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 19:10 WIB
Venesia Masih Direndam Banjir, Italia Umumkan Kondisi Darurat Banjir masih merendam Venesia hingga Jumat (15/11). (Foto: Andrea Merola/ANSA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Genangan air masih merendam lorong-lorong Venesia hingga Jumat (15/11) dengan ketinggian mencapai 1,6 meter. Banjir ini merendam Venesia sejak Selasa pekan ini.

Merespons kondisi ini, pemerintah Italia menyatakan keadaan darurat pada hari ini.

Walikota Venesia Luigi Brugnaro seperti dilansir AP mengatakan ia terpaksa meminta aparat menutup Lapangan Santo Markus lantaran air sudah menggenangi wilayah tersebut hingga setinggi lutut orang dewasa pada Jumat pagi.


Sehari sebelumnya pemerintah sepakat untuk menggelontorkan dana sebesar 20 juta euro untuk membantu Venesia memperbaiki kerusakan akibat banjir. Luigi mengatakan kerusakan akibat banjir diperkirakan mencapai ratusan juta euro.

Selain didorong oleh perubahan iklim, banjir ekstrem kali ini disebutnya juga karena proyek pembangunan waduk Musa yang telah lama tertunda.

[Gambas:Video CNN]

Pemimpin partai politik sayap kanan sekaligus Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini menyatakan hal serupa saat mengunjungi Venesia. Ia mengharapkan proyek bernilai miliaran euro itu bisa rampung pada 2021.

"Kita tidak bisa membuang waktu lagi, kota ini meminta bantuan," ujar Salvini di tengah kunjungannya ke Venesia.

Banjir kali ini tercatat sebagai yang terburuk kedua bagi Venesia. Bencana ini telah memicu kembali perdebatan mengenai proyek yang telah dibangun sejak 2003, namun tak kunjung rampung.

Proyek ini sempat tertunda beberapa kali karena sejumlah masalah, mulai dari skandal korupsi, pembengkanan biaya, hingga kekhawatiran aktivis pecinta lingkungan terhadap efek proyek terhadap ekosistem laguna Venesia. (fey/evn)