Bocah Bawa Heroin ke Sekolah, Mengaku Bisa Jadi Spider-Man

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 23:57 WIB
Bocah Bawa Heroin ke Sekolah, Mengaku Bisa Jadi Spider-Man Ilustrasi. (Istockphoto/studiocasper)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria asal Massachusetts, Amerika Serikat, ditahan setelah anaknya yang berusia lima tahun diduga membawa sebungkus narkotika jenis heroin ke sekolah. Dia bercerita kepada guru bahwa dapat berubah menjadi Spider-Man ketika mencoba heroin tersebut.

Dikutip Fox News, Minggu (17/11), hal itu terungkap dalam sidang tersangka Benny Garcia (29), ayah bocah itu.

Awalnya bocah itu membawa bungkusan diberi stempel bergambar Spider-Man ke sekolah.



Asisten Pengacara Distrik Hampden County, Matthew Green, mengatakan anak tersebut bercerita kepada guru bahwa ia mendapatkan bungkusan tersebut dari ruang tamu di rumahnya.

Guru tersebut kemudian memberitahukan kejadian itu kepada kepala sekolah, lalu melaporkannya ke polisi. Kepolisian kota Holyoke langsung datang dan membawa anak tersebut ke rumah sakit setempat. Tidak lama, anak itu dilepaskan dengan kondisi baik.

Polisi lalu menghubungi ibu dari anak itu dan mendapatkan izin untuk menggeledah apartemennya. Di sana Garcia ditemukan polisi di kamar tidur dengan puluhan bungkusan bubuk putih berada di bawah tempat tidurnya.

[Gambas:Video CNN]

Tidak hanya di bawah tempat tidur, bungkusan tersebut juga ditemukan di beberapa tempat. Berdasarkan dokumen pengadilan yang didapat Daily Hampshire Gazette, setidaknya lebih dari 200 bungkusan ditemukan di dalam laci lemari dan di dalam pakaian termasuk beberapa bungkusan berstempel logo 'Power'.

"Para petugas menemukan bungkusan heroin dengan cap Spider-Man yang sama seperti bungkusan yang dibawa anak tersebut ke sekolah di dalam laci lemari di dalam kamar tidur terdakwa," kata Green.

Ketika petugas memberi tahu Garcia tentang kondisi anaknya di sekolah, ia merasa sangat emosional.


Anggota Kepolisian Holyoke, Letnan James Albert, mengungkapkan bungkusan berada dalam keadaan tertutup. Kata dia anak tersebut hanya menaruh bungkusan itu ke dalam mulut namun mungkin belum memakannya.

Kementerian Anak-Anak dan Keluarga telah mengambil anak tersebut dan seorang bayi dari keluarga Garcia.

"Dia (anak tersebut) mencintai Spider-Man. Petugas kami cukup kaget dengan kejadian ini karena tidak sering adanya kejadian seperti ini," ujarnya.

Garcia sendiri mengaku tidak bersalah atas tuduhan kepemilikan narkotika dan upaya membahayakan anak. Pengacara distrik meminta Garcia didakwa atas tuduhan baru.

Garcia akan ditahan tanpa jaminan sampai masa sidang pada 20 November mendatang. (fls/dea)