Korut Sebut PM Jepang Dungu, Ancam Bakal Kirim Rudal

CNN Indonesia | Sabtu, 30/11/2019 15:45 WIB
Korut Sebut PM Jepang Dungu, Ancam Bakal Kirim Rudal Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (AF Photo/Kazuhiro Nogi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Utara pada hari Sabtu (30/11) memperingatkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bahwa ia akan segera melihat "rudal balistik secara nyata" sambil mengecamnya sebagai "orang paling bodoh yang pernah dikenal dalam sejarah".

Kecaman itu terjadi dua hari setelah negara yang terisolasi itu menguji yang disebutnya "sistem peluncuran roket berganda super besar", dengan Korea Selatan melaporkan bahwa dua proyektil jatuh di Laut Jepang, yang juga dikenal sebagai Laut Timur.

Setelah peluncuran, yang diawasi oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Abe menyebut senjata yang ditembakkan berupa "rudal balistik" yang melanggar resolusi PBB.


"Dapat dikatakan bahwa Abe adalah satu-satunya orang idiot di dunia dan orang paling bodoh yang pernah dikenal dalam sejarah karena ia gagal membedakan rudal dari beberapa sistem roket peluncuran sembari melihat laporan yang disertai foto," kata seorang pejabat kementerian luar negeri, dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita negara KCNA.

"Abe akan melihat rudal balistik yang sebenarnya di masa depan ... Abe tidak lain adalah orang dungu yang sempurna," tambahnya.

Pejabat tersebut mengatakan kalau Korea Utara sebaiknya menghindari berurusan dengan Abe, menambahkan bahwa berurusan dengan "kurcaci politik" akan membawa "aib".

Kritik pada Sabtu terhadap pemimpin Jepang itu adalah yang kedua dari Pyongyang pada bulan ini.

Sebelumnya, Korea Utara telah menuduhnya sebagai "idiot dan penjahat" dan memperingatkan dia untuk tidak akan pernah menginjakkan kaki di Pyongyang setelah dia mengutuk uji senjata Korea Utara beberapa hari sebelumnya.

Pyongyang berada di bawah serangkaian sanksi internasional atas program senjata nuklir dan rudal balistiknya, yang menurutnya perlu dipertahankan terhadap kemungkinan invasi AS.

Negosiasi nuklir antara AS dan Korea Utara terhenti sejak KTT Hanoi antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Kim Jong Un bubar pada Februari, dan Pyongyang menuntut Washington mengubah pendekatannya pada akhir tahun ini.

Korea Utara telah mengeluarkan serangkaian komentar yang tegas dalam beberapa pekan terakhir karena waktu habis pada tenggat akhir tahun.

Trump mengisyaratkan prospek pertemuan keempat dengan Kim dalam cuitannya di Twitter awal bulan ini, namun ditolak oleh Korea Utara, yang mengatakan tidak tertarik pada KTT "yang tidak membawa keuntungan bagi kami".

[Gambas:Video CNN]

(AFP/ard)