Maling Kembali Bobol Museum di Jerman, Perhiasan Raib Dicuri

CNN Indonesia | Senin, 02/12/2019 22:52 WIB
Maling Kembali Bobol Museum di Jerman, Perhiasan Raib Dicuri Ilustrasi. (Istockphoto/FOTOKITA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekelompok pencuri mengambil beberapa medali dan perhiasan emas yang disimpan di Museum Polisi Rahasia Jerman Timur (Stasi), di Berlin, Jerman. Hal itu disampaikan kepolisian pada Minggu (1/12), beberapa hari setelah kasus pencurian perhiasan di Dresden.

Dikutip AFP, Senin (2/12), kepolisian menyatakan para pencuri masuk dengan cara memecahkan kaca jendela di lantai pertama. Mereka kemudian memecahkan beberapa lemari kaca pajangan, dan mengambil beberapa medali dan perhiasan tanpa terdeteksi pihak museum.
Waktu pencurian belum dapat diketahui secara jelas, tetapi seorang pegawai museum menemukan lemari pajangan yang rusak di dalam beberapa ruangan pameran pada pagi hari.

Pengurus museum, Joerg Drieselmann, mengatakan bahwa beberapa barang yang dicuri di antaranya adalah medali emas Jasa Patriotik (Patriotic Order of Merit), medali Karl Marx (Order of Karl Marx) yang merupakan penghargaan tertinggi di Jerman Timur, Ordo Lenin (Order of Lenin), serta beberapa perhiasan termasuk cincin dan sebuah jam tangan.


Barang-barang tersebut diketahui disita dari beberapa individu oleh pihak museum. Sebagian besar di antaranya telah dikembalikan kepada pemiliknya dan beberapa yang tidak diambil dipinjamkan museum untuk keperluan pameran.

Kepala museum menuturkan barang-barang berharga itu tidak besar dan ia tidak menyangka ada orang-orang yang masuk ke dalam untuk melakukan pencurian.

"Barang-barang ini bukanlah harta karun yang besar. Tetapi kami adalah museum sejarah dan tidak menyangka ada orang yang [memaksa] masuk [ke dalam]," katanya.

[Gambas:Video CNN]

Pencurian harta karun di Museum Stasi merupakan kasus ketiga yang telah terjadi selama beberapa tahun terakhir.

Pada 2017, empat orang pencuri yang memiliki hubungan dengan sebuah geng asal Berlin mencuri sebuah koin emas 24 karat seberat 100 kilogram dari Museum Bode di Berlin. Para pelaku dilaporkan telah ditangkap dan didakwa tetapi koin tersebut tidak pernah kembali.

Terbaru, sekelompok pencuri yang terdiri dari empat orang menggondol tiga set perhiasan abad ke-18 di Museum Green Vault, Istana Kerajaan Dresden, Dresden pada 25 November lalu.

Dengan mematikan sebagian jaringan listrik dan merusak kaca jendela, pencuri berhasil mengambil beberapa perhiasan era Barok, salah satunya Berlian Putih Dresden 49 karat yang merupakan koleksi milik Augustus II dari Sachsen.

Kepolisian masih mencari keempat pelaki dengan menawarkan 500 ribu euro (sekitar Rp7,7 miliar) sebagai hadiah bagi masyarakat yang memiliki informasi pelaku maupun dapat mengembalikan barang curian. Namun, kekhawatiran terhadap hilangnya barang itu juga mulai muncul.
Akibat serangkaian kasus pencurian tersebut, Menteri Kebudayaan Jerman, Monika Gruetters mendesak konferensi nasional mengenai keamanan museum.

"Kami harus melihat bagaimana museum bisa melindungi barang-barang mereka dari tindakan brutal seperti ini ketika museum masih dibuka untuk umum seperti biasa," ujarnya. (fls/ayp)