"Saya datang ke Argentina untuk tetap berjuang bersama-sama dengan orang-orang yang rendah hati. Saya merasa kuat dan sangat gembira," cuit Morales melalui akun Twitter, seperti dilansir Associated Press, Rabu (18/12).
Lihat juga:Evo Morales Dilaporkan Berobat ke Kuba |
Morales pergi ke Meksiko pada November lalu setelah meletakkan jabatannya dan dilaporkan sempat berobat ke Kuba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Luar Negeri Bolivia, Karen Longaric, berharap pemerintah Argentina tidak memberikan ruang bagi Morales untuk menjadikan negara itu sebagai tempat untuk terlibat dalam politik negerinya. Sola berjanji Morales tidak bakal memberikan pernyataan politik dari Argentina.
[Gambas:Video CNN]
"Kami berharap pemerintah Argentina menaati aturan internasional terkait suaka politik. Kami tidak ingin melihat seperti yang terjadi di Meksiko, di mana Evo Morales diberi panggung oleh pemerintah setempat," kata Longaric.
Morales sebelumnya didemo besar-besaran oleh rakyatnya karena dituduh curang dalam pemilihan umum. Demonstrasi itu merenggut 32 nyawa.
Morales menyatakan dia menjadi korban politik kelompok kulit putih yang dianggap tidak senang dengan kepemimpinan dan latar belakangnya yang berasal dari etnis asli. Dia juga kehilangan dukungan dari polisi dan tentara.
Pemerintah Bolivia yang kini dipimpin Presiden Jeanine Anez menuduh Morales menghasut dan melakukan tindak terorisme terhadap negara.