Seperti dilansir AFP, Kamis (19/12), sejumlah massa itu membawa bendera negara bagian Catalan dan membuat barikade di jalanan. Menurut polisi, sekitar 5000 orang berkumpul di empat titik stadion dan menutup lalu lintas, empat jam sebelum kick-off.
Lihat juga:Separatis Catalonia Dukung Kemerdekaan Papua |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrokan massa pro separatis Catalonia dan polisi di Barcelona. (Pau Barrena / AFP) |
Massa lantas melempari polisi dengan batu dan benda apapun yang bisa mereka temukan. Sejumlah orang memutuskan berlindung di dalam bar.
Di dalam stadion, sejumlah penonton membentangkan spanduk berisi slogan politis, antara lain bertuliskan, "Spanyol, duduk dan bicara".
[Gambas:Video CNN]
Keadaan mulai tenang ketika para penonton laga El Clasico pulang, setelah pertandingan berakhir dengan skor 0-0. Polisi lantas menangkap sembilan orang yang diduga memicu bentrokan.
Diduga hal ini terkait dengan gerakan kelompok pendukung separatis Catalonia. Bentrokan kembali terjadi sejak Mahkamah Agung Spanyol menjatuhkan hukuman penjara kepada sembilan pemimpin gerakan separatis pada Oktober lalu.
Upaya memerdekakan Catalonia dari Spanyol pada 2017 gagal, meski sudah digelar melalui jajak pendapat. Mantan Presiden Catalonia, Carles Puigdemont, dan beberapa pengikutnya lantas kabur ke Belgia.
Bentrokan massa pro separatis Catalonia dan polisi di Barcelona. (Pau Barrena / AFP)