Kapal Selam Mini Ditangkap Polisi Spanyol Berisi 3 Ton Kokain

CNN Indonesia | Kamis, 28/11/2019 20:33 WIB
Kapal Selam Mini Ditangkap Polisi Spanyol Berisi 3 Ton Kokain Kapal selam penyelundup kokain di Spanyol. (Lalo R. VILLAR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian daerah Galicia, Spanyol, menyatakan sebuah kapal selam tak dikenal yang ditangkap di Kota Cangas ternyata memuat narkotika jenis kokain sebanyak tiga ton. Nilainya ditaksir mencapai US$100 juta (sekitar Rp1,4 triliun).

Seperti dilansir AFP, Kamis (28/11), kapal itu ditangkap pada Sabtu pekan lalu. Aparat baru berhasil menaikkan kapal itu ke permukaan tiga hari kemudian.


Setelah diperiksa, ternyata kapal selam itu menampung 152 paket berisi kokain seberat tiga ton.


"Ini adalah operasi bersejarah," kata perwakilan pemerintah Kota Galicia, Javier Losada de Azpiazu.

Aparat penegak hukum turut menangkap dua orang awak kapal asal Ekuador yang mencoba kabur. Sedangkan seorang lagi masih dalam pencarian.

Kapal selam sepanjang 20 meter itu berasal dari Amerika Selatan. Namun, Azpiazu menyatakan belum bisa memastikan hal itu.

Selama ini, kartel narkoba dari Kolombia memang kerap menggunakan kapal selam mini untuk menyelundupkan narkoba melalui laut ke Meksiko sampai Amerika Serikat. Namun, kemungkinan ini adalah modus yang pertama kali dilakukan di wilayah Eropa.

[Gambas:Video CNN]

Operasi anti-narkoba itu melibatkan 240 orang yang terdiri dari penegak hukum asal AS, Brasil dan Portugal.

Menurut aparat kepolisian Spanyol, kapal selam itu sebenarnya bisa menampung kokain hingga lima ton. Kapal itu biasanya dibuat di kawasan sungai terpencil di kawasan hutan di Kolombia, Ekuador, sampai Guyana.

Biaya pembuatannya ditaksir mencapai US$1 juta. Namun, jika rancangannya lebih rumit maka harganya bisa bertambah.

"Kartel narkoba sudah menggunakan cara itu sejak 2005. Nakhoda yang bisa mengemudikan kapal selam mini itu adalah nelayan yang biasa berlayar di laut lepas dan terampil memperbaiki mesin jika terjadi masalah di tengah laut," kata pakar kartel narkoba di Akademi Militer Angkatan Darat AS, Prof. Robert J. Bunker.

Bunker memperkirakan sampai saat ini ada ribuan kapal selam narkoba milik kartel di Amerika Selatan. Sebagian besar memiliki jenis semi-submersibel yang tidak bisa menyelam layaknya kapal selam pada umumnya, tetapi beberapa di antaranya bisa menyelam hingga kedalaman 30 meter di bawah permukaan laut.


Galicia merupakan salah satu daerah yang paling miskin di Spanyol yang seringkali menjadi tujuan utama perdagangan kokain di Eropa dengan adanya berbagai teluk kecil, gua, dan ceruk yang memudahkan proses penyelundupan. (ayp)