FOTO: Gemuruh Pemakzulan Donald Trump

AFP & Associated Press, CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 13:17 WIB

, CNN Indonesia -- Dewan Perwakilan AS memutuskan memakzulkan Presiden Donald Trump. Nasib Trump selanjutnya ada di tangan Senat.

Dewan Perwakilan Amerika Serikat menyetujui memakzulkan Presiden Donald Trump melalui pemungutan suara. (Photo by SAUL LOEB / AFP)
Ketua Dewan Perwakilan AS, Nancy Pelosi, menyatakan Trump dimakzulkan dengan dua pasal. Yakni menyalahgunakan kekuasaan dan merintangi tugas Kongres saat proses penyelidikan. (Photo by SAUL LOEB / AFP)
Sebanyak 230 anggota Dewan sepakat Trump menyalahgunakan kekuasaan, dan yang menolak 197 anggota. Sedangkan 229 orang setuju Trump menghalangi tugas Kongres, dan 198 menolak. (Michael Ciaglo/Getty Images/AFP)
Trump menjadi presiden ketiga di AS yang dijerat pemakzulan, selain Andrew Johnson pada 1868 dan Bill Clinton pada 1998. Namun, Johnson dan Clinton tidak sampai dilengserkan dari jabatannya oleh Kongres. (Photo by Joseph Prezioso / AFP)
Trump diduga berupaya menjegal langkah bakal calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, dengan menahan bantuan militer dan meminta Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, menyelidiki dugaan korupsi anak Joe, Hunter Biden, yang diduga dibuat-buat. (Photo by Philip Pacheco / AFP)
Proses pemakzulan Trump melalui jalang yang panjang dan berbelit, setelah melewati beberapa kali voting komite dan dewan. (Photo by Robyn Beck / AFP)
Dewan Perwakilan AS harus menyerahkan keputusan untuk memakzulkan Trump kepada Senat. (Photo by Brendan Smialowski / AFP)
Secara politik, presiden yang dijerat dengan pemakzulan membuat integritasnya dipertanyakan dan memiliki noda politis.  (Photo by JEFF KOWALSKY / AFP)
Meski begitu, proses pemakzulan kali ini diperkirakan akan menghadapi perlawanan keras karena Senat AS dikuasai Partai Republik yang akan mendukung Trump habis-habisan karena menjadi satu-satunya calon kuat dalam pilpres 2020. (AP Photo/Matt Rourke)