Tak Enak Badan, Duterte Batal Kunjungi Korban Gempa Filipina

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 03/01/2020 12:34 WIB
Tak Enak Badan, Duterte Batal Kunjungi Korban Gempa Filipina Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (Foto: CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte membatalkan rencananya untuk mengunjungi korban gempa di Kota Malalag dan Pandada, Davao Del Sur, karena tidak enak badan.

Juru bicara Duterte, Salvador Panelo, menuturkan meski sakit, seluruh warga tidak perlu khawatir terkait kondisi sang presiden.

"Ini hal biasa, hanya seorang pria 74 tahun sedang merasa tidak enak badan," kata Panelo di Istana Malacanang pada Kamis (2/1) kemarin.


Panelo menuturkan Duterte tidak enak badan karena kurang tidur.

"Dia [Duterte] akan baik-baik saja besok," paparnya seperti dikutip the Star.

Istana Malacanang menuturkan karena sakit, jadwal kunjungan Duterte ke Malalag dan Pandada akan diundur menjadi Jumat pekan ini.

[Gambas:Video CNN]

Ini bukan pertama kalinya Duterte membatalkan jadwalnya karena sakit. Duterte pernah menyatakan bahwa tingkat kesehatannya semakin menurun setelah sempat menghilang dari publik selama dua minggu.

Saat itu, Duterte mengaku mengalami sakit punggung usai jatuh dari sepeda motor.

Pada Oktober lalu, Duterte mengaku mengidap myasthenia gravis. Itu adalah penyakit yang mengganggu kekebalan tubuh dan menyebabkan lemah otot dan membuatnya sulit mengendalikan kelopak mata serta pandangan yang kabur.

Duterte juga absen di sejumlah pertemuan tingkat tinggi ASEAN pada November 2019 lalu karena kelelahan. Dia juga memangkas waktu lawatannya ke Jepang untuk menghadiri upacara penobatan Kaisar Naruhito. 

Meski begitu, Duterte kerap membantah bahwa kondisi kesehatannya yang menurun disebabkan oleh sakit keras.

Di dalam undang-undang dasar Filipina, presiden harus menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya jika tidak mampu menjalankan tugas akibat kondisi kesehatan, mundur, atau meninggal. (rds/evn)