Bolsonaro berdalih sikap Trump sebagai upaya tepat untuk melawan 'terorisme'.
"Kami tidak terima aksi terorisme. Jika kami memiliki teroris di Brasil, kami akan membawanya ke ranah hukum," ucap Bolsonaro dihadapan media di Brasil seperti dilansir AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia juga menyebut jika lonjakan harga minyak dunia yang terjadi baru-baru ini tidak ada kaitannya dengan meningkatnya ketegangan Washington dan Teheran.
[Gambas:Video CNN]
"Saya akui bahwa harga minyak melonjak. Tapi tampaknya dampaknya tidak begitu besar [dari ketegangan AS-Iran]. Tampaknya harga minyak akan kembali stabil," ujarnya.
Trump dan Bolsonaro merupakan sekutu yang saling mendukung untuk melanggengkan kekuasaan di negara masing-masing. Keduanya tidak percaya terhadap pemberitaan media arus utama dan Bolsonaro juga mendukung Trump pada Pemilu AS, November mendatang.
Terlebih Pemimpin Tertinggi Ira, Ayatollah Ali Khamenei telah bersumpah untuk membalas dendam dengan seberat-beratnya serangan AS yang menewaskan Soleimani ketika baru mendarat di Baghdad, Irak pada Jumat (3/1) pekan lalu.
Jenazah Solemani rencananya akan dikebumikan hari ini, Selasa (7/1) di kampung halamannya di kota Kerman. Sehari sebelumnya, jasad pria 62 tahun itu disemayamkan di sebuah kuil Syiah di kota suci Qom, selatan Teheran. (afp/evn)