Iran Sebut Pesawat Ukraina Ditembak Rudal Tak Masuk Akal

CNN Indonesia | Jumat, 10/01/2020 10:37 WIB
Iran Sebut Pesawat Ukraina Ditembak Rudal Tak Masuk Akal Pesawat Ukraina jatuh di Iran. (Rouhollah VAHDATI / ISNA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Iran membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa pesawat Ukraina yang jatuh di Bandara Imam Khomeini disebabkan oleh tembakan rudal.

Teheran menganggap tuduhan itu tidak masuk di akal, sebab beberapa penerbangan domestik dan internasional juga terbang di wilayah itu di ketinggian 2.440 meter pada saat yang sama.

"Kisah tentang rudal yang menabrak sebuah pesawat sama sekali tidak benar. Rumor seperti itu tidak masuk akal," Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran sekaligus Wakil Menteri Transportasi, Ali Abedzadeh, seperti dilansir AFP pada Kamis (9/1).

Pesawat Ukraine International Airlines itu jatuh tidak lama setelah lepas landas pada Rabu (8/1) pagi waktu setempat. Seluruh 176 penumpang dan kru pesawat jenis Boeing 737 itu tewas di tempat.


Iran telah menemukan kotak hitam pesawat itu namun menolak untuk diberikan kepada Amerika Serikat demi diselidiki. Teheran ingin kotak hitam itu diselidiki di negara selain AS.
[Gambas:Video CNN]
Laporan yang dirilis otoritas penerbangan Iran mengungkapkan bahwa pesawat itu sempat berputar balik ke arah bandara sebelum jatuh. Pilot dilaporkan tidak mengirimkan pesan radio terkait kemungkinan kerusakan pesawat.

Investigasi yang dilakukan Teheran tak mengungkapkan lebih lanjut kecelakaan mendadak yang menimpa pesawat nahas tersebut.

Berdasarkan sumber intelijen, media AS menyebut itu jatuh karena tembakan rudal militer Iran. Tuduhan itu muncul ketika ketegangan antara Teheran dan Washington kembali memanas terutama setelah serangan drone AS menewaskan jenderal Iran, Qasem Soleimani, di Irak.

Kanada juga mengamini laporan AS itu. Perdana Menteri Justin Trudeau mengatakan negaranya memiliki data dari berbagai sumber intelijen menunjukkan pesawat itu jatuh akibat tertembak rudal Iran. (rds/dea)