Kilas Internasional

Iran Kobarkan Dendam hingga Dugaan Boeing 737 Ditembak Rudal

CNN Indonesia | Jumat, 10/01/2020 06:36 WIB
Iran bertekad balas dendam lebih keras ke AS hingga dugaan Boeing 737 milik maskapai Ukraina jatuh karena serangan rudal, ramaikan berita internasional, Kamis. Ilustrasi. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Kamis (9/1). Mulai dari Iran bertekad akan melancarkan aksi balas dendam lebih keras terhadap Amerika Serikat hingga dugaan pesawat Ukraina yang jatuh di Teheran beberapa waktu lalu karena serangan rudal.

1. Iran Bertekad Kobarkan Balas Dendam Lebih Sengit ke AS

Iran bertekad akan melancarkan aksi balas dendam yang lebih keras terhadap Amerika Serikat. Balas dendam dilakukan untuk menuntaskan kesumat mereka atas pembunuhan yang dilakukan oleh AS tersebut terhadap perwira senior Iran Qasem Soleimani pada akhir pekan lalu. 

Abdollah Araghi, anggota kepala staf gabungan Iran, mengatakan balas dendam akan dilakukan Garda Revolusi dalam waktu dekat.

Jenderal Ali Fadavi, penjabat komandan penjaga Iran mengatakan balas dendam sebenarnya sudah dilakukan Iran saat meluncurkan serangan rudal  ke pangkalan militer Irak yang digunakan tentara AS. Tapi, serangan rudal yang dilakukan belum seberapa.


2. Alasan di Balik Keputusan Trump Tak Balas Serangan Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak akan mengerahkan kekuatan militer untuk membalas serangan roket Iran dalam dua hari berturut-turut yang diterima oleh tentara di Irak. Di balik keputusan tersebut, Trump diketahui mendapat banyak masukan dan pertimbangan dari sejumlah petinggi negara.

Diplomat Amerika Serikat sekaligus perwakilan khusus untuk Iran, Brian Hook melakukan pertemuan di Gedung Putih. Hook bersama Wakil Presiden Mike Pompeo, pemimpin minoritas senat Chuck Schumer, Menteri Pertahanan Mark Esper, Jenderal Angkatan Darat Mark Milley, dan penasehat keamanan Robert O'Brien.

3. PM Kanada Sebut Pesawat Ukraina Jatuh Karena Rudal Iran

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan negaranya memiliki data dari berbagai sumber intelijen yang menunjukkan bahwa pesawat Boeing 737 milik maskapai Ukraina yang jatuh di Bandara Imam Khomeini di Teheran, Iran disebabkan oleh Iran.
[Gambas:Video CNN]
Pesawat jatuh akibat tertembak rudal Iran

"Kami memiliki intelijen dari berbagai sumber, termasuk sekutu kami dan intelijen kami sendiri. Bukti menunjukkan bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara Iran," kata Trudeau seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/1)

(dea)