Warga 3 Provinsi Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Taal

CNN Indonesia | Selasa, 21/01/2020 06:32 WIB
Gunung Taal yang masih memuntahkan lava panas hingga kini tercatat lebih dari 50 ribu orang di tiga provinsi mengungsi. Warga menyelamatkan diri dari erupsi gunung Taal. (Foto: AP Photo/Aaron Favila)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gunung Taal yang masih memuntahkan lava panas hingga kini tercatat lebih dari 50 ribu orang mengungsi.

Kantor berita Filipina (PNA) mencatat lebih dari 50 ribu keluarga atau sekitar 203.763 orang yang berada di tiga provinsi. Provinsi yang terimbas termasuk Batangas, Cavite, dan Laguna.

Badan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) mengatakan sekitar 26.767 keluarga atau sekitar 104.377 orang telah menempati sekitar 408 titik evakuasi yang dibangun pemerintah. Sementara sekitar 17.391 keluarga atau 69.755 orang berada di area lain.


Pemerintah menyatakan provinsi Batangas dan Cavite merupakan provinsi yang terdampak paling parah. Penduduk di kedua provinsi tersebut hingga kini masih berupaya menyelamatkan diri dari ancaman erupsi gunung Taal.

Sepekan setelah erupsi, Direktur Institut Vulkanologi dan Seismologi (Phivolcs) Renato Solidum Jr mengingatkan perlunya evakuasi total di zona berbahaya. Gunung Taal hingga Senin (20/1) tercatat masih berada di level 4 (berbahaya dan letusan eksplosif kemungkinan bisa terjadi dalam beberapa jam atau hari ke depan.

"Sebagai pengingat bahwa evakuasi total sebaiknya dilakukan oleh mereka yang berada di area berisiko tinggi dengan radius 14 kilometer dari kawah utama gunung Taal dan di sepanjang sungai Pansipit," ungkap Solidum Jr seperti mengutip Anadolu.

[Gambas:Video CNN]

Pantauan Phivolcs pada Minggu (19/1) pagi hingga Senin mencatat sekitar 23 gempa vulkanik dengan kekuatan magnitudo 1,2 hingga 3,8 mengguncang gunung Taal.

"Kami akan mempelajari apakah gempa dengan magnitudo 4,6 berdampak pada aktivitas gunung dan sebaliknya. Tetapi untuk sekarang, ada pergerakan patahan sehingga membuat magma terdorong ke atas," ungkap Solidum.

Pemerintah memperluas jarak aman warga yang semula berada di radius 14 kilometer dari gunung Taal untuk menjadi 17 kilometer. Warga diperingatkan untuk meninggalkan tempat tinggal dan mengungsi ke sekitar 200 titik evakuasi.

Bencana alam kali ini bukan hanya mengancam mata pencaharian, tetapi juga kesehatan warga. Sejumlah pengungsi mulai mengeluhkan gangguan pernapasan seperti pilek dan batuk karena menghirup abu vulkanik. 

Gunung Taal yang berada di kota Tagaytay terletak di dekat perairan. Lokasi ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit dengan pemandangan alam yang kerap dikunjungi warga Manila. Taal merupakan gunung nomor dua paling aktif di Filipina dan terakhir erupsi pada 1965 yang menewaskan ratusan orang. (Anadolu/evn)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK