Hujan Tak Bantu Padamkan Api Karhutla Australia

evn, CNN Indonesia | Rabu, 22/01/2020 01:59 WIB
Hujan Tak Bantu Padamkan Api Karhutla Australia Hujan yang turun di Australia belum memadamkan karhutla secara signifikan. (Foto: PETER PARKS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hujan lebat disertai petir yang terjadi di sejumlah kawasan di negara bagian New South Wales, Australia tidak signifikan memadamkan api akibat kebakaran hutan. Kendati demikian, hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir mampu mengendalikan penyebaran titik api.

Layanan pemadam kebakaran New South Wales, Ben Shepherd mengatakan hujan deras berimbas signifikan pada pengurangan kebakaran hutan. Hingga Selasa (21/1) pagi, jumlah titik api sempat turun menjadi 87 dari sepekan sebelumnya sebanyak 101 kebakaran.

Kendati demikian, jumlah titip api pada Selasa tercatat meningkat dari periode Kamis (16/1) yang mencapai 82. Di Victoria, jumlah titik api pada Selasa mencapai 17 kebakaran atau lebih banyak dari periode sepekan sebelumnya.


"Hujan belum bisa memadamkan kebakaran sepenuhnya, tetapi untuk sementara bisa menghentikan penyebaran titik api," ujar Shepherd seperti dilansir The Guardian.

Shepherd mengatakan tim pemadam kebakaran melihat adanya potensi peningkatan aktivitas kebakaran hutan di New South Wales. "Hujan yang turun memberi kesempatan bagi kru kami untuk beristirahat dari lelah fisik dan mental," imbuhnya.

Titik api terpantau mulai berkurang di lokasi kebakaran terbesar di sepanjang pantai selatan termasuk gunung Gospers di utara Sydney dan di Lembah Snowy dekat Taman Nasional Kosciuszko.

[Gambas:Video CNN]

Dalam dua hari terakhir, negara bagian Victoria mengalami curah hujan tertinggi hingga mencapai 30mm.

Badan Meteorologi memperingatkan warga di negara bagian New South Wales untuk bersiap menghadapi badai yang mulai bergerak dari arah timur ke tenggara. Ibu kota Canberra pada Senin (20/1) ditempa hujan es hingga membuat pohon tumbang.

Potensi Memperparah Karhutla

Kendati tidak bisa memadamkan api yang berkobar besar, Shepherd mengatakan petugas pemadam kebakaran masih membutuhkan waktu untuk memadamkan sejumlah pohon dan kayu gelondongan yang terbakar.

"Masih ada pohon dan kayu gelondongan yang terbakar dan kita perlu menunggu kering. Kami memperkirakan untuk itu butuh waktu 24 hingga 48 jam agar mulai mengering," ujarnya.

Ia menuturkan tim pemadam kebakaran di NSW dan Victoria khawatir adanya potensi kebakaran terjadi lebih hebat usai turun hujan.

"Kami kemungkinan akan melihat potensi peningkatan aktivitas kebakaran lahan jelang akhir pekan. Kami masih mewaspadai adanya potensi kebakaran yang lebih besar," katanya. (evn/evn)