Mahasiswi RI di Wuhan: Ibu Menlu Jemput Kami

CNN Indonesia | Rabu, 29/01/2020 11:16 WIB
Mahasiswi RI di Wuhan: Ibu Menlu Jemput Kami Virus corona di China (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Provinsi Hubei, China, mendesak pemerintah untuk segera mengevakuasi mereka dari kota itu.

Yuliannova Chaniago, mahasiswi Indonesia yang sudah tinggal di Wuhan selama tiga tahun terakhir mengaku kini hidup penuh ketidakpastian setelah kota itu diisolasi akibat wabah virus corona.

Kata dia, saat ini temannya sesama mahasiswa telah dievakuasi oleh negaranya keluar dari Wuhan.



"Ibu menlu jemput kami, teman-teman kami dari negara German, Jepang, Syiria, Palestine, Jordan mereka sudah keluar dari dormitory," kata Yuliannova lewat akun Twitter, Rabu (29/1).


Dia mengatakan kini hidup di Kota Wuhan penuh dengan kekhawatiran di mana ambulans mondar-mandir membawa pasien sudah menjadi pemandangan umum.

"Kami ini adalah korban di Virus Corona bu. Tempat tinggal kami jauh dari Indonesia."

[Gambas:Video CNN]

"Kami memang bisa bertahan tapi ini sudah 6 hari tanpa kejelasan kapan status lockdown ini berakhir. Kami mohon bawa kami keluar dari Kota Wuhan. Kota ini tidak sehat bu," kata mahasiswa S3 Central China Normal University itu.

Hingga kini korban meninggal akibat virus corona di China telah mencapai 132 orang. Pihak berwenang di Provinsi Hubei melaporkan jumlah korban bertambah setelah ditemukan 25 kematian dan 840 kasus baru di sana.


Virus yang menginfeksi saluran pernapasan akut seperti pneumonia itu menebar kekhawatiran dunia karena dinilai sangat mirip dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang pada 2002-2003 menewaskan ratusan orang di China dan Hong Kong.



Selain di China, kasus infeksi virus corona juga terdeteksi di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman.


Sejumlah negara berencana mengevakuasi warganya dari Wuhan. Namun Indonesia sendiri belum dapat memastikan apakah dapat melakukan evakuasi.

TNI AU juga telah menyiagakan tiga pesawat untuk mengevakuasi WNI dari Wuhan, yakni dua unit Boeing B737 dan satu Hercules C130.

Namun TNI masih menunggu instruksi dari Kementerian Luar Negeri untuk mengevakuasi warga.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sendiri mengatakan langkah evakuasi WNI dari Wuhan tidak mudah dilakukan karena kota itu masih diisolasi. (dea)