Kilas Internasional

Corona Terus Makan Korban hingga soal Damai Israel-Palestina

CNN Indonesia | Rabu, 29/01/2020 06:45 WIB
Korban meninggal akibat virus corona di China capai 106 orang hingga ISIS hendak sabotase rencana damai Israel-Palestina, ramaikan berita internasional Selasa. Virus corona di China. (STR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Selasa (28/1). Mulai dari korban meninggal akibat virus corona di China terus naik hingga mencapai 106 orang hingga ISIS hendak sabotase rencana damai Israel-Palestina.

1. Korban Meninggal akibat Virus Corona Capai 106 Orang

Korban meninggal akibat virus corona di China terus naik hingga mencapai 106 orang. Sementara jumlah kasus terbaru dikonfirmasi hampir 1.300.

Dikutip dari AFP, Selasa (28/1), di Provinsi Hubei, sebanyak 24 orang dilaporkan meninggal, dan 1.291 terinfeksi. Dengan demikian, total kasus yang dikonfirmasi secara nasional naik drastis menjadi lebih dari 4.000.

Komisi Kesehatan Hubei mengungkapkan penularan terpantau tetap berasal dari ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan.


2. Mahasiswa RI Cerita Kondisi Wuhan di Tengah Wabah Corona

Perhimpunan Pelajar Indonesia di China cabang Kota Wuhan (PPITW) menegaskan para mahasiswa masih bisa beraktivitas seperti biasa meski ibu kota Provinsi Hubei itu tengah diisolasi setelah menjadi sumber penyebaran wabah virus corona.

Ketua PPIT Wuhan (PPITW), Nur Musyafak, meminta seluruh warga Indonesia terutama yang memiliki kerabat dan keluarga di Wuhan untuk tidak panik.

[Gambas:Video CNN]

Sebab, menurut dia, meski warga di Wuhan tidak bisa keluar kota, kebutuhan pokok seperti makanan dan logistik masih terpenuhi.

3. ISIS Hendak Sabotase Rencana Damai Israel-Palestina

Kelompok ISIS bersumpah akan menyabotase rencana Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk merilis gagasan proposal perdamaian Israel-Palestina.

Proposal tersebut telah digodok sejak 2017 dan rencananya akan diumumkan oleh Trump pada Selasa (28/1) siang waktu AS.

Abu Hamza mendesak para anggota ISIS, terutama yang berada di Suriah dan Sinai, untuk menjadikan permukiman Yahudi sebagai tempat uji coba senjata mereka.

(dea)