Balita di Malaysia Dinyatakan Sembuh dari Corona

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 05/02/2020 09:30 WIB
Seorang balita di Malaysia dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona pada Selasa (4/2) dan menjadi orang pertama di Malaysia yang dinyatakan sembuh. Seorang balita di Malaysia dinyatakan sembuh dari virus corona. (Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang balita di Malaysia dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona pada Selasa (4/2). Balita ini menjadi orang pertama di Malaysia yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus Wuhan.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah mengatakan pasein telah dites ulang selama dua kali dan dinyatak negatif sehingga diperbolehkan pualng.

"Dia (balita) sekarang sehat dan diizinkan pulang ke rumah," ungkap Noor Hisham.


Kementerian Kesehatan Malaysia dalam pernyataan resminya mengatakan balita perempuan berumur empat tahun itu positif mengidap virus corona ketika datang dari China bersama orang tuanya.

Dilansir Channel News Asia, balita tersebut diperbolehkan kembali ke China setelah mendapatkan sertifikat kesehatan yang dikeluarkan oleh rumah sakit.

Tepat sepekan lalu, bayi berusia empat tahun itu didiagnosis positif virus corona dan diisolasi di sebuah rumah sakit di Langkawi.

Sebelumnya, seorang pria berusia 30 tahun di Amerika Serikat juga dinyatakan sembuh setelah m endapat perawatan intensif dari rumah sakit Providence Regional Medical Center di Everett, Washington.

[Gambas:Video CNN]

Kendati demikian, pasien akan tetap mendapat pemantauan dari Dinas Kesehatan Snohomish yang bekerja sama dengan tim perawat di rumah sakit.

"Untuk alasan privasi pasien, kami tidak mengungkap kapan pasien keluar dari rumah sakit atau rincian informasi lainnya terkait proses pemulangannya," tulis pihak rumah sakit dalam keterangannya.
Balita di Malaysia Dinyatakan Sembuh dari CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Senada, pasien juga menyatakan jika kondisinya terus membaik dan telah mendapat izin untuk kembali ke rumah.

"Saya meminta media menghargai privasi saya dan keinginan saya untuk tidak menjadi perhatian publik. Saya berterima kasih kepada para dokter, perawat, dan seluruh tim di Providence yang telah merawat saya," ungkap pasien.

Hingga Rabu (5/2) mencatat korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona total mencapai 490 orang di seluruh dunia.

Dalam sehari, tercatat 65 orang di Provinsi Hubei meninggal akibat virus corona. Total 479 kematian akibat virus phneumonia Wuhan di episenter penyebarannya.

Mengutip AFP, dalam sehari penyebaran virus corona di Provinsi Hubei dikonfirmasi bertambah 3.887 kasus baru. Di seluruh dunia penyebaran virus corona sejauh ini mencapai 24.324. (evn/evn)