Berdalih Positif Corona, Wanita China Selamat Dari Perkosaan

CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 19:59 WIB
Berdalih Positif Corona, Wanita China Selamat Dari Perkosaan Seorang perempuan di China selamat dari kasus perkosaan setelah pura-pura mengidap virus corona. (Ilustrasi/Istockphoto/coldsnowstorm)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang perempuan berusia 25 tahun di China selamat dari kasus perkosaan dengan cara unik. Pelaku percobaan rudapaksa ketakutan lalu kabur setelah korban berpura-pura mengatakan mengidap virus corona dan sedang mengisolasi diri.

Seperti dilansir The Independent Singapore, Kamis (6/2), peristiwa itu terjadi di Pingba, Jingshan, sekitar tiga jam perjalanan dari Kota Wuhan yang menjadi awal mula wabah virus corona. Kejadian itu bermula ketika pelaku yang bermarga Xiao menerobos ke rumah korban yang bermarga Yi. Pelaku lantas memasuki kamar korban dan mulai mencekik dan mengancam akan memperkosanya.


Saat itu juga Yi berpura-pura batuk dan mengatakan mengidap virus corona serta mengisolasi diri. Xiao lantas menghentikan aksinya tetapi lebih dulu uang sebesar US$608 (sekitar Rp8,2 juta).


Yi lantas melaporkan kejadian itu kepada polisi setempat pada Senin lalu. Biro Keamanan Masyarakat lantas memajang surat penangkapan terhadap Xiao melalui media sosial.

Akan tetapi, polisi sempat kesulitan mengenali dan menangkap pelaku karena seluruh warga Jingshan mengenakan masker. Namun, tidak lama kemudian Xiao menyerahkan diri kepada polisi dengan diantar sang ayah.

[Gambas:Video CNN]

Kepada polisi, Xiao mengatakan malam itu dia memang berniat untuk merampok. Namun, pikirannya berubah ketika melihat Yi berada di kamar seorang diri.

Mengaku Positif Corona, Wanita China Selamat Dari Perkosaan(CNN Indonesia/Fajrian)
Komisi Kesehatan China melaporkan hingga Kamis (6/2) kasus penyebaran virus corona tercatat 28.018 di seluruh dunia. Kematian akibat virus corona di China secara total mencapai 562 dan di seluruh dunia tercatat 564. (ayp/ayp)