Kasus Virus Corona di Korsel Melonjak 50 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 19/02/2020 10:08 WIB
Korea Selatan melaporkan 15 kasus baru positif virus corona pada Rabu (19/2). Jumlah itu naik 50 persen dibanding angka sebelumnya Virus corona di China (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Selatan melaporkan 15 kasus baru positif virus corona pada Rabu (19/2). Jumlah itu naik 50 persen dibanding angka sebelumnya, yakni dari 31 menjadi 46 kasus.

Dikutip dari AFP, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) mengatakan, jumlah korban terbanyak ada di kota Daegu, ibu kota Provinsi Gyeongsang Utara yakni 13 orang.

Dari 13 korban itu, 11 di antaranya diyakini memiliki kontak dengan satu pasien, seorang wanita berusia 61 tahun. KCDC menyebut sepuluh dari mereka menghadiri gereja yang sama dengan wanita itu.



Wanita itu mengalami demam pada 10 Februari, namun dia dilaporkan menolak untuk dites virus corona. Dia dicurigai lantaran baru saja bepergian ke luar negeri.

Dia tidak dimasukkan ke karantina hingga sepekan kemudian dinyatakan sebagai orang ke-31 yang terjangkit virus corona di negara itu.

[Gambas:Video CNN]

Untuk menekan penyebaran virus corona, Seoul telah melarang masuk warga asing yang pernah mengunjungi Hubei, Provinsi di China yang menjadi pusat epidemi.

Korsel juga menangguhkan fasilitas bebas visa ke Pulau Jeju, pulau terbesar di negara itu yang populer di kalangan wisatawan Tiongkok. Meski demikian secara umum Korsel belum memberlakukan larangan kedatangan warga dari Tiongkok.


Tak hanya itu, virus corona juga mengancam pertumbuhan ekonomi Korea Selatan.

Hingga hari ini korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 2.005 orang. Sebagian besar korban merupakan warga China, khususnya di Wuhan, Provinsi Hubei.


Sebanyak 2.000 orang meninggal di China, dan lima lainnya di Hong Kong, Taiwan, Jepang, Filipina, dan Prancis. Jumlah total kasus virus corona di China daratan melebihi angka 74 ribu. Sedangkan di seluruh dunia, virus corona menginfeksi 75.121 orang. (dea)