Kilas Internasional

2 Pesawat Tabrakan hingga Tentara Iran Tewas Dihantam Roket

CNN Indonesia | Kamis, 20/02/2020 06:28 WIB
2 Pesawat Tabrakan hingga Tentara Iran Tewas Dihantam Roket Ilustrasi kecelakaan pesawat. (Istockphoto/Kesu01)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Rabu (19/2). Mulai dari dua pesawat tabrakan di udara Australia hingga tentara Iran tewas akibat dihantam roket di Suriah.

1. 2 Pesawat Tabrakan di Udara Australia, Semua Penumpang Tewas

Dua pesawat tabrakan saat mengudara di Melbourne, Australia, hingga menewaskan seluruh penumpang yang berjumlah empat orang, Rabu (19/2).

Kepolisian mengatakan kedua pesawat bermesin ganda itu masing-masing membawa seorang pilot dan penumpang ketika tabrakan terjadi sekitar 1.2192 kilometer di atas Kota Mangalore.



Sejumlah gambar dari lokasi kejadian memperlihatkan serpihan dan bongkahan kedua pesawat ringan itu tersebar di sebuah ladang dan di antara pepohonan.

Pihak berwenang memastikan kedua pesawat itu terbang secara legal di daerah itu. Meski begitu, kepolisian tetap melangsungkan penyelidikan.

2. Korban Meninggal akibat Virus Corona Naik Jadi 2.005 Orang

Korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia hingga hari ini Rabu (19/2) mencapai 2.005 orang.

Sebagian besar korban merupakan warga China, khususnya di Wuhan, Provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebaran virus corona.


Sebanyak 2.000 orang meninggal di China, dan lima lainnya di Hong Kong, Taiwan, Jepang, Filipina, dan Prancis.

Dinas Kesehatan Provinsi Hubei mengatakan lebih dari 132 warga mereka meninggal akibat virus corona pada Selasa (18/2) kemarin.

3. Tentara Iran Tewas dalam Serangan Roket di Suriah

Seorang anggota pasukan Garda Revolusi Iran tewas dalam serangan roket di Aleppo, Suriah pada Selasa (18/2) pagi waktu setempat.

Kantor berita Iran, Fars melaporkan tentara yang tewas itu bernama Hamidreza Babelkhani.

[Gambas:Video CNN]

"Hamidreza Babelkhani mati syahid dalam serangan roket," kata kantor berita itu seperti dikutip dari AFP, Rabu (19/2).

Laporan itu juga memperlihatkan Babelkhani yang mengenakan seragam cokelat dengan lambang Garda Revolusi berada di kawasan hutan.

(dea)